Korsel Buka Kemungkinan Kirim Bantuan Militer ke Ukraina
Rabu, 19 April 2023 - 18:50 WIB
"Jika ada situasi yang tidak dapat dimaafkan oleh komunitas internasional, seperti serangan skala besar terhadap warga sipil, pembantaian atau pelanggaran serius terhadap hukum perang, mungkin sulit bagi kami untuk hanya meminta dukungan kemanusiaan atau keuangan," kata Yoon, Kamis (19/4/2023).
Korsel yang berstatus sekutu utama AS dan produsen utama amunisi artileri, sejauh ini berusaha menghindari permusuhan dengan Rusia karena perusahaannya beroperasi di sana dan pengaruh Moskow atas Korea Utara, meskipun ada tekanan yang meningkat dari negara-negara barat untuk pasokan senjata.
"Saya percaya tidak akan ada batasan sejauh mana dukungan untuk mempertahankan dan memulihkan negara yang telah diserang secara ilegal baik di bawah hukum internasional maupun domestik," kata Yoon.
Baca juga: Pertama Kali, Ukraina Serang Rusia dengan Drone Kamikaze Buatan AS
"Namun, mengingat hubungan kami dengan pihak-pihak yang terlibat dalam perang dan perkembangan di medan perang, kami akan mengambil tindakan yang paling tepat," lanjutnya.
Korsel yang berstatus sekutu utama AS dan produsen utama amunisi artileri, sejauh ini berusaha menghindari permusuhan dengan Rusia karena perusahaannya beroperasi di sana dan pengaruh Moskow atas Korea Utara, meskipun ada tekanan yang meningkat dari negara-negara barat untuk pasokan senjata.
"Saya percaya tidak akan ada batasan sejauh mana dukungan untuk mempertahankan dan memulihkan negara yang telah diserang secara ilegal baik di bawah hukum internasional maupun domestik," kata Yoon.
Baca juga: Pertama Kali, Ukraina Serang Rusia dengan Drone Kamikaze Buatan AS
"Namun, mengingat hubungan kami dengan pihak-pihak yang terlibat dalam perang dan perkembangan di medan perang, kami akan mengambil tindakan yang paling tepat," lanjutnya.
Lihat Juga :