Rudal Pembunuh Kapal Induk China Bikin Ciut Nyali AS

Jum'at, 14 April 2023 - 15:52 WIB
Pengarahan tersebut mengatakan bahwa DF-17 memiliki kemungkinan besar untuk menembus pertahanan rudal AS dan dirancang untuk mencapai target di luar Rantai Pulau Kedua, istilah Pentagon untuk garis di Pasifik yang membentang dari Jepang ke New Guinea.

Tes tersebut melibatkan rudal yang menempuh jarak 2.100 kilometer selama 12 menit, tetapi penilaian Pentagon pada 2021 percaya DF-17 mungkin memiliki jangkauan hingga 8.000 kilometer.

Rogin mencatat rudal baru ini juga memiliki kemampuan meluncur hipersonik, menjadikannya 'pembunuh kapal induk' yang lebih baik daripada pendahulunya.

“Jika kapal-kapal Amerika dapat ditahan dan pasukan AS di Asia dapat ditargetkan sesuka hati, setiap intervensi sekutu dalam pertahanan Taiwan akan lebih sulit dan mahal,” tulis Rogin.

Kolumnis yang menggambarkan dirinya sendiri “neoliberal” dan analis politik CNN berpendapat bahwa perdamaian di Asia bergantung pada menjaga kredibilitas pencegah yang dipimpin Amerika Serikat. AS dan sekutunya, tulis Rogin, perlu mengalihkan sumber daya untuk meniadakan ancaman baru dan menopang kemampuan mereka untuk melindungi aset mereka. Namun, bagaimana tepatnya itu bisa dicapai, dia tidak mengatakannya.

Baca Juga: Xi Jinping: Militer China Harus Berlatih untuk Pertempuran yang Sebenarnya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!