Ulama Afghanistan Kritik Larangan Pendidikan bagi Anak Perempuan

Minggu, 09 April 2023 - 22:05 WIB
Dua ulama terkenal di Afghanistan mengatakan, pihak berwenang harus mempertimbangkan kembali keputusan mereka. Oposisi publik terhadap kebijakan Taliban jarang terjadi, meskipun beberapa pemimpin Taliban telah menyuarakan ketidaksetujuan mereka dengan proses pengambilan keputusan.

“Lembaga harus diizinkan untuk menerima kembali anak perempuan dan perempuan melalui kelas terpisah, mempekerjakan guru perempuan, mengatur jadwal, dan bahkan membangun fasilitas baru,” kata Abdul Rahman Abid, seorang sarjana di negeri itu.

Baca juga: Stasiun Radio Ini Ditutup Taliban karena Memutar Musik di Bulan Ramadan

Pengetahuan adalah wajib dalam Islam untuk pria dan wanita, katanya kepada The Associated Press, dan Islam mengizinkan wanita untuk belajar.

“Putri saya tidak masuk sekolah, saya malu, saya tidak punya jawaban untuk putri saya,” katanya. “Putri saya bertanya mengapa anak perempuan tidak diperbolehkan belajar dalam sistem Islam. Saya tidak punya jawaban untuknya.”

Dia mengatakan reformasi diperlukan dan memperingatkan bahwa penundaan akan merugikan komunitas Islam global dan juga melemahkan pemerintah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!