Perbedaan SCO dan BRICS yang Dimotori China serta Rusia
Kamis, 06 April 2023 - 12:09 WIB
Sementara, BRICS terbentuk sejak 2006 dengan nama awal BRIC. BRIC merupakan akronim dari nama-nama negara anggotanya.
Pada 2011, dalam KTT BRICS yang ketiga, Afrika Selatan (South Africa) resmi menjadi anggota, sehingga BRIC pun berubah nama menjadi BRICS.
Saat ini, delapan negara mendapat status anggota penuh SCO, yaitu India, Kazakhstan, China, Kirgistan, Rusia, Pakistan, Tajikistan, dan Uzbekistan.
Empat negara lain, yakni Afghanistan, Belarusia, Iran, dan Mongolia, mempunyai status pengamat dengan SCO. Sedangkan enam negara, yaitu Azerbaijan, Armenia, Kamboja, Nepal, Turki, dan Sri Lanka memiliki status mitra dialog dengan SCO.
Sementara, saat ini BRICS terdiri dari 5 negara anggota. Negara anggota BRICS adalah Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan.
Pada 2011, dalam KTT BRICS yang ketiga, Afrika Selatan (South Africa) resmi menjadi anggota, sehingga BRIC pun berubah nama menjadi BRICS.
2. Negara Anggota
Saat ini, delapan negara mendapat status anggota penuh SCO, yaitu India, Kazakhstan, China, Kirgistan, Rusia, Pakistan, Tajikistan, dan Uzbekistan.
Empat negara lain, yakni Afghanistan, Belarusia, Iran, dan Mongolia, mempunyai status pengamat dengan SCO. Sedangkan enam negara, yaitu Azerbaijan, Armenia, Kamboja, Nepal, Turki, dan Sri Lanka memiliki status mitra dialog dengan SCO.
Sementara, saat ini BRICS terdiri dari 5 negara anggota. Negara anggota BRICS adalah Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan.
Lihat Juga :