Deretan Rudal Taiwan Ini Akan Bikin China Berpikir Ulang Lakukan Invasi
Minggu, 19 Juli 2020 - 12:03 WIB
Hsiung Feng IIE memiliki booster berbahan bakar padat, dan turbojet berbahan bakar cair. Dilaporkan memiliki akurasi 15 meter CEP — artinya, 50 persen rudal yang ditembakkan akan 15 meter atau lebih dekat ke titik target (sekitar 50 kaki). Rudal itu membawa hulu ledak ledak tinggi atau fragmentasi semi-armor-piercing.
Karena kemampuan serangan darat yang baru, pengembangan Hsiung Feng IIE mungkin telah merusak kesepakatan dengan Washington untuk membeli 66 F-16C/D yang ingin dibeli oleh Taiwan.
Yun Feng
Rudal Yun Feng saat ini sedang dalam pengembangan dan tidak seperti kebanyakan aset rudal Taiwan, rudal ini dirancang dari awal untuk menyerang target darat di dalam daratan China. Sayangnya sedikit yang diketahui publik tentang rudal ini.
Seperti Hsiung Feng IIE, Sun Feng diyakini memiliki hulu ledak semi-lapis baja yang menusuk atau fragmentasi dan kemungkinan memiliki kisaran jangkauan sejauh 1.200 hingga 2.000 kilometer.
Karena kemampuan serangan darat yang baru, pengembangan Hsiung Feng IIE mungkin telah merusak kesepakatan dengan Washington untuk membeli 66 F-16C/D yang ingin dibeli oleh Taiwan.
Yun Feng
Rudal Yun Feng saat ini sedang dalam pengembangan dan tidak seperti kebanyakan aset rudal Taiwan, rudal ini dirancang dari awal untuk menyerang target darat di dalam daratan China. Sayangnya sedikit yang diketahui publik tentang rudal ini.
Seperti Hsiung Feng IIE, Sun Feng diyakini memiliki hulu ledak semi-lapis baja yang menusuk atau fragmentasi dan kemungkinan memiliki kisaran jangkauan sejauh 1.200 hingga 2.000 kilometer.
(ber)
Lihat Juga :