AS Bebas Kerahkan 100 Bom Nuklir ke 5 Negara Eropa, Mengapa Putin Diprotes?
Rabu, 29 Maret 2023 - 00:24 WIB
“Ukraina mengharapkan tindakan efektif untuk menangkal pemerasan nuklir Kremlin dari Inggris, China, Amerika Serikat, dan Prancis. Kami menuntut agar pertemuan luar biasa Dewan Keamanan PBB segera diadakan untuk tujuan ini,” kata Kementerian Luar Negeri Ukraina.
Uni Eropa murka dengan keputusan Putin tersebut. Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell mengancam akan menjatuhkan sanksi baru kepada Belarusia jika tetap mengizinkan menjadi tuan rumah senjata nuklir Moskow.
Borrell mengatakan keputusan Putin untuk mentransfer senjata nuklir taktis ke negara sekutunya itu sebagai eskalasi yang tidak bertanggung jawab.
“Belarusia menjadi tuan rumah senjata nuklir Rusia berarti eskalasi yang tidak bertanggung jawab dan ancaman terhadap keamanan Eropa,” tulis Borrell di Twitter. "Belarusia masih bisa menghentikannya, itu adalah pilihan mereka,” lanjut dia.
NATO juga mengecam langkah Putin, menyebutnya sebagai retorika berbahaya dan tidak bertanggung jawab.
"NATO waspada, dan kami memantau situasi dengan cermat. Kami belum melihat adanya perubahan dalam postur nuklir Rusia yang akan membuat kami menyesuaikan diri," kata aliansi militer tersebut dalam sebuah pernyataan.
"Rujukan Rusia untuk pembagian nuklir NATO benar-benar menyesatkan. Sekutu NATO bertindak dengan penuh rasa hormat terhadap komitmen internasional mereka. Rusia telah secara konsisten melanggar komitmen kontrol senjatanya, yang terakhir menangguhkan keikutsertaannya dalam Perjanjian New START."
Uni Eropa murka dengan keputusan Putin tersebut. Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell mengancam akan menjatuhkan sanksi baru kepada Belarusia jika tetap mengizinkan menjadi tuan rumah senjata nuklir Moskow.
Borrell mengatakan keputusan Putin untuk mentransfer senjata nuklir taktis ke negara sekutunya itu sebagai eskalasi yang tidak bertanggung jawab.
“Belarusia menjadi tuan rumah senjata nuklir Rusia berarti eskalasi yang tidak bertanggung jawab dan ancaman terhadap keamanan Eropa,” tulis Borrell di Twitter. "Belarusia masih bisa menghentikannya, itu adalah pilihan mereka,” lanjut dia.
NATO juga mengecam langkah Putin, menyebutnya sebagai retorika berbahaya dan tidak bertanggung jawab.
"NATO waspada, dan kami memantau situasi dengan cermat. Kami belum melihat adanya perubahan dalam postur nuklir Rusia yang akan membuat kami menyesuaikan diri," kata aliansi militer tersebut dalam sebuah pernyataan.
"Rujukan Rusia untuk pembagian nuklir NATO benar-benar menyesatkan. Sekutu NATO bertindak dengan penuh rasa hormat terhadap komitmen internasional mereka. Rusia telah secara konsisten melanggar komitmen kontrol senjatanya, yang terakhir menangguhkan keikutsertaannya dalam Perjanjian New START."
(min)
Lihat Juga :