Setelah Ditekan Sana-sini, Netanyahu Akhirnya Setop Reformasi Peradilan
Senin, 27 Maret 2023 - 19:06 WIB
Pada Jumat, penyelenggara gerakan protes menentang reformasi peradilan di Israel mengumumkan "satu pekan kelumpuhan", yang akan mencakup demonstrasi nasional menentang tindakan legislatif yang memecah belah.
Awal pekan ini, ratusan aktivis berkerumun di luar kediaman pejabat terkemuka pemerintah Israel, termasuk Menteri Pariwisata Haim Katz, Menteri Urusan Diaspora Amichai Chikli, Menteri Perlindungan Lingkungan Idit Silman, dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant, antara lain untuk memprotes reformasi peradilan.
Protes massa menentang reformasi peradilan yang kontroversial telah diadakan di Israel selama 12 pekan berturut-turut.
Pada bulan Januari, Menteri Kehakiman Israel Yariv Levin meluncurkan paket reformasi hukum yang akan membatasi kewenangan Mahkamah Agung dengan memberikan kontrol kabinet atas pemilihan hakim baru, serta memungkinkan Knesset mengesampingkan keputusan pengadilan dengan mayoritas mutlak.
Penentang reformasi berpendapat hal itu akan merusak demokrasi di Israel dan menempatkan negara di ambang krisis sosial dan konstitusional.
Awal pekan ini, ratusan aktivis berkerumun di luar kediaman pejabat terkemuka pemerintah Israel, termasuk Menteri Pariwisata Haim Katz, Menteri Urusan Diaspora Amichai Chikli, Menteri Perlindungan Lingkungan Idit Silman, dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant, antara lain untuk memprotes reformasi peradilan.
Protes massa menentang reformasi peradilan yang kontroversial telah diadakan di Israel selama 12 pekan berturut-turut.
Pada bulan Januari, Menteri Kehakiman Israel Yariv Levin meluncurkan paket reformasi hukum yang akan membatasi kewenangan Mahkamah Agung dengan memberikan kontrol kabinet atas pemilihan hakim baru, serta memungkinkan Knesset mengesampingkan keputusan pengadilan dengan mayoritas mutlak.
Penentang reformasi berpendapat hal itu akan merusak demokrasi di Israel dan menempatkan negara di ambang krisis sosial dan konstitusional.
(sya)
Lihat Juga :