Netanyahu Tolak Berkompromi, Aksi Protes di Israel Berlanjut

Jum'at, 17 Maret 2023 - 03:30 WIB
Jika proposal awal lolos, itu berarti pemerintah lebih berpengaruh dalam memilih hakim dan membatasi kekuasaan Mahkamah Agung untuk membatalkan undang-undang. Satu hal utama yang diperdebatkan dalam perombakan terencana adalah amandemen cara pemilihan hakim.

Menteri Kehakiman Israel, Yariv Levin mengatakan, langkah-langkah yang diusulkan koalisi akan mengubah cara hakim ditunjuk dengan memberi Knesset lebih banyak pengawasan dan pemerintah lebih berkuasa atas komite yang memilih mereka.

Rencana Herzog akan melihat panitia seleksi, termasuk tiga menteri, presiden pengadilan tinggi, dua hakim dan dua pegawai negeri yang akan disepakati oleh presiden mahkamah agung dan menteri kehakiman.

Baca juga: Israel Tidak Dapat Temukan Pilot untuk Terbangkan Netanyahu ke Roma

Sementara Netanyahu, yang mengatakan tujuannya adalah untuk menyeimbangkan cabang-cabang pemerintahan, memiliki mayoritas parlemen bersama dengan sekutu koalisi agama-nasionalisnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!