Simulasikan Invasi China, Dua Awak Helikopter Taiwan Terbunuh
Jum'at, 17 Juli 2020 - 10:21 WIB
Militer Taiwan mengatakan helikopter Bell 0H-58D jatuh ketika kembali ke pangkalan udara Hsinchu. Insiden ini menewaskan pilot dan co-pilot. (Baca: Taiwan Latihan Tembak Rudal, 2 Kapal Mata-mata China Mengintai )
Taipei telah hidup dengan ancaman invasi oleh China sejak kedua belah pihak berpisah pada tahun 1949 setelah perang saudara.
Dalam beberapa dekade terakhir ini Taipei menyadari bahwa pihaknya semakin kalah dalam hal jumlah pasukan dan kekuatan lain dari Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China yang sangat besar.
Beijing telah menumpuk tekanan militer, ekonomi dan diplomatik terhadap Taiwan sejak Presiden Tsai Ing-wen berkuasa pada 2016 karena dia menolak untuk mengakui bahwa pulau itu adalah bagian dari prinsip "satu China" yang diberlakukan Beijing.
Tsai memenangkan kembali pemilu pada Januari lalu yang diawasi China.
Taipei telah hidup dengan ancaman invasi oleh China sejak kedua belah pihak berpisah pada tahun 1949 setelah perang saudara.
Dalam beberapa dekade terakhir ini Taipei menyadari bahwa pihaknya semakin kalah dalam hal jumlah pasukan dan kekuatan lain dari Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China yang sangat besar.
Beijing telah menumpuk tekanan militer, ekonomi dan diplomatik terhadap Taiwan sejak Presiden Tsai Ing-wen berkuasa pada 2016 karena dia menolak untuk mengakui bahwa pulau itu adalah bagian dari prinsip "satu China" yang diberlakukan Beijing.
Tsai memenangkan kembali pemilu pada Januari lalu yang diawasi China.
Lihat Juga :