Biden dan Scholz Bersumpah Akan Menghukum Rusia atas Perang Ukraina

Sabtu, 04 Maret 2023 - 13:59 WIB
Duduk di sebelah Scholz di Oval Office pada hari Jumat, Biden memuji keputusan pemimpin Jerman untuk secara tajam meningkatkan pengeluaran militer Berlin dan mendiversifikasi sumber energi dari Rusia, serta mengatakan kedua pemimpin telah bekerja sama dengan sekutu lain untuk mendukung Ukraina.

“Sebagai sekutu NATO, kami memperkuat aliansi ini,” kata Biden, seperti dikutip Reuters, Sabtu (4/3/2023).

Scholz mengatakan penting untuk menunjukkan bahwa sekutu akan mendukung Kiev selama dibutuhkan dan selama diperlukan.

Meskipun China telah membantah niat untuk mempersenjatai Rusia, Washington telah mulai berkonsultasi dengan sekutu tentang kemungkinan menjatuhkan sanksi jika Beijing memberikan bantuan militer kepada Moskow untuk perangnya di Ukraina.

Washington mengeklaim dalam beberapa pekan terakhir bahwa China sedang mempertimbangkan untuk menyediakan senjata untuk Rusia, meskipun pejabat AS belum memberikan bukti atau mengatakan bahwa pasokan tersebut telah dimulai.

"Kami belum melihat China melakukan apa pun yang berkaitan dengan senjata mematikan," kata juru bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre kepada wartawan sebelum pertemuan Biden dan Scholz.

“Setiap langkah yang diambil China terhadap Rusia mempersulit [hubungan] China dengan Eropa dan negara-negara lain di seluruh dunia,” katanya.

Seorang pejabat senior Uni Eropa juga mengatakan dalam pengarahan terpisah pada hari Jumat bahwa langkah memberikan senjata kepada Moskow akan menjadi "garis merah mutlak" dan Uni Eropa akan menanggapi dengan sanksi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!