Taliban Ungkap Rencana untuk Bekas Pangkalan Militer AS di Afghanistan

Senin, 20 Februari 2023 - 19:27 WIB
Baca juga: Diam-diam Biden Tiba di Ukraina, Kunjungan Pertama Sejak Perang

Badan-badan bantuan telah memperingatkan potensi krisis kemanusiaan yang parah ketika ekonomi Afghanistan berjuang di bawah kekuasaan Taliban setelah pengambilalihannya usai pasukan asing meninggalkan negara itu setelah hampir 20 tahun perang.

Kelompok fundamentalis itu hanya mengalami sedikit perlawanan dari pasukan Presiden Ashraf Ghani ketika merebut ibu kota Afghanistan, Kabul, pada 15 Agustus 2021.

Taliban pun kembali berkuasa setelah AS menggulingkan rezimnya dua dekade sebelumnya.

Baca juga: Hongaria Ungkap Musuh Sejati Uni Eropa

Perebutan kekuasaan menyebabkan pembekuan aset bank sentral yang disimpan di luar negeri, serta sanksi yang dikenakan pada sektor perbankannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!