AS Peringatkan China Tidak Bantu Rusia dalam Invasi Ukraina
Minggu, 19 Februari 2023 - 07:25 WIB
“Mengirim jet tempur canggih untuk menembak jatuh balon dengan rudal, perilaku seperti itu tidak dapat dipercaya, hampir histeris,” kata Wang.
"Ada begitu banyak balon di seluruh dunia, dan berbagai negara memilikinya, jadi apakah Amerika Serikat akan menembak jatuh semuanya?" imbuh Wang.
Dalam wawancara dengan NBC, Blinken mengatakan bahwa selama pertemuan mereka, Wang tidak meminta maaf atas penerbangan balon tersebut melalui wilayah udara AS.
Blinken "sangat lugas dan terus terang" selama pertemuan dan berulang kali menggarisbawahi kepada Wang bahwa pelanggaran kedaulatan AS yang disebabkan oleh balon mata-mata Beijing tidak boleh terjadi lagi, kata pejabat senior Departemen Luar Negeri.
Washington berharap dapat menempatkan "landasan" di bawah hubungan yang mencapai titik terendah yang berbahaya pada bulan Agustus dengan reaksi China terhadap kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan saat itu.
China bereaksi dengan marah ketika militer AS menembak jatuh balon setinggi 200 kaki pada 4 Februari, mengatakan balon itu untuk memantau kondisi cuaca dan telah terbang keluar jalur. Tapi Washington mengatakan itu jelas adalah balon mata-mata dengan undercarriage besar yang menahan barang elektronik.
Baca: Rusia dan Ukraina Lakukan Pertukaran 202 Tawanan Perang
"Ada begitu banyak balon di seluruh dunia, dan berbagai negara memilikinya, jadi apakah Amerika Serikat akan menembak jatuh semuanya?" imbuh Wang.
Dalam wawancara dengan NBC, Blinken mengatakan bahwa selama pertemuan mereka, Wang tidak meminta maaf atas penerbangan balon tersebut melalui wilayah udara AS.
Blinken "sangat lugas dan terus terang" selama pertemuan dan berulang kali menggarisbawahi kepada Wang bahwa pelanggaran kedaulatan AS yang disebabkan oleh balon mata-mata Beijing tidak boleh terjadi lagi, kata pejabat senior Departemen Luar Negeri.
Washington berharap dapat menempatkan "landasan" di bawah hubungan yang mencapai titik terendah yang berbahaya pada bulan Agustus dengan reaksi China terhadap kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan saat itu.
China bereaksi dengan marah ketika militer AS menembak jatuh balon setinggi 200 kaki pada 4 Februari, mengatakan balon itu untuk memantau kondisi cuaca dan telah terbang keluar jalur. Tapi Washington mengatakan itu jelas adalah balon mata-mata dengan undercarriage besar yang menahan barang elektronik.
Baca: Rusia dan Ukraina Lakukan Pertukaran 202 Tawanan Perang
(ian)
Lihat Juga :