Mengapa Banyak Transgender di Thailand? Ini Penjelasannya

Selasa, 14 Februari 2023 - 16:40 WIB
Masyarakat Buddha percaya pada reinkarnasi. Di samping itu, setiap orang dapat bereinkarnasi sebagai jenis kelamin apa pun. Menurut pemikiran Buddhisme, setiap individu bisa menjadi transgender, dalam satu atau lain kehidupan. Oleh karena itu, menjadi seorang transgender bukanlah penyimpangan, melainkan takdir bagi mereka.

Masyarakat Thailand juga percaya bahwa transgender adalah orang berdosa yang ingin menebus dosa-dosa mereka.

Bukan hanya terbatas pada kepercayaan, menjamurnya transgender di Thailand juga terjadi karena kondisi negara yang lebih terbuka dan menerima berbagai hal terkait LGBT.

Melansir Medium, masyarakat Thailand jauh lebih bebas menerima toleransi dan perbedaan, termasuk dalam hal jenis kelamin dan identitas gender. Mereka juga bebas mengekspresikan diri dan bangga untuk tampil beda.

Ditambah lagi, terapi penggantian hormon dan operasi plastik adalah hal yang sudah biasa dan tidak diatur secara ketat di Thailand. Terapi penggantian hormon dapat dibeli tanpa resep dan tersedia di setiap apotek. Banyak transgender Thailand memulai terapi penggantian hormon sejak usia 12 tahun. Obat hormon tersebut tersedia dalam bentuk pil kontrasepsi dan suntikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!