Negara NATO yang Diancam Akan Dilenyapkan Rusia
Jum'at, 10 Februari 2023 - 13:15 WIB
Amerika Serikat (AS) bergabung dengan NATO sejak awal berdirinya organisasi tersebut pada 1949. Sejak melakukan invasi ke Ukraina, Rusia mengerahkan gertakan berupa ancaman serangan nuklir terhadap negara-negara yang mencoba intervensi, termasuk kepada AS.
Sebelumnya, Rusia sebenarnya juga pernah memberikan ancaman yang sama pada AS jika Washington melakukan serangan rudal balistik dengan nuklir low-yield terhadap Moskow pada 2020 silam. Saat itu, menurut Rusia, setiap serangan menggunakan rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam AS, termasuk serangan nuklir, akan ditanggapi dengan senjata nuklir.
2. Inggris
Inggris telah menjadi anggota NATO sejak 1949. Pada September 2022, mantan penasihat utama Presiden Rusia Vladimir Putin, yaitu Sergei Markov, mengancam Inggris dengan serangan nuklir. Hal itu disampaikannya dalam sebuah wawancara dengan BBC. Menurutnya, Putin siap melancarkan senjata nuklirnya untuk melawan Barat, termasuk Inggris.
Sementara itu, mantan Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Jhonson mengaku pernah diancam Presiden Rusia Vladimir Putin dengan rudal, dalam pembicaraan dirinya dengan Putin sebelum invasi terjadi.
Sebelumnya, Rusia sebenarnya juga pernah memberikan ancaman yang sama pada AS jika Washington melakukan serangan rudal balistik dengan nuklir low-yield terhadap Moskow pada 2020 silam. Saat itu, menurut Rusia, setiap serangan menggunakan rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam AS, termasuk serangan nuklir, akan ditanggapi dengan senjata nuklir.
2. Inggris
Inggris telah menjadi anggota NATO sejak 1949. Pada September 2022, mantan penasihat utama Presiden Rusia Vladimir Putin, yaitu Sergei Markov, mengancam Inggris dengan serangan nuklir. Hal itu disampaikannya dalam sebuah wawancara dengan BBC. Menurutnya, Putin siap melancarkan senjata nuklirnya untuk melawan Barat, termasuk Inggris.
Sementara itu, mantan Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Jhonson mengaku pernah diancam Presiden Rusia Vladimir Putin dengan rudal, dalam pembicaraan dirinya dengan Putin sebelum invasi terjadi.
Lihat Juga :