Presiden Terguling Yaman Deklarasikan Dukungan pada Houhti
Senin, 11 Mei 2015 - 15:23 WIB
Presiden Terguling Yaman Deklarasikan Dukungan pada Houhti
A
A
A
SANAA - Presiden terguling Yaman, Ali Abdullah Saleh mendeklarasikan diri sebagai pendukung Houhti. Deklarasi ini diutarakan setelah Arab Saudi dan sekutunya membombamdir kediaman Saleh yang berada di Sanaa, Yaman.
Berbicara di depan reruntuhan rumahnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (11/5/2015), Saleh mengaku pada awalnya bukanlah seorang pendukung Houhti. Namun, akibat serangan Saudi dirinya berubah pikiran untuk mendukung Houhti, yang menurutnya membela kepentingan Yaman.
"Saya sejatinya bukanlah pendukung Houhti, tapi mulai saat ini saya mengumumkan dari tempat ini bahwa saya, sebagai orang Yaman akan mendukung siapapun yang membela kepentingan bangsa," kata Saleh merujuk pada Houhti.
Dalam serangan yang berlangsung Minggu dini hari lalu, menurut beberapa saksi mata seperti diberitakan Kantor berita Yaman, Khabar, Saudi dan sekutunya setidaknya melakukan tiga serangan ke wilayah kediaman Saleh.
“Sebanyak tiga serangan udara mengarah ke Kota Sanaa hari ini, satu di antaranya dilaporkan menghantam kediaman mantan Presiden Saleh. Meski demikian, Saleh beserta keluarganya baik-baik saja, karena telah lama keluar dari Yaman," bunyi laporan Khabar kemarin.
“Kepulan asap tebal terlihat membumbung tinggi di sekitar wilayah kediaman mantan Presiden Saleh, di Kota Sanaa,” sambung laporan itu.
Berbicara di depan reruntuhan rumahnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (11/5/2015), Saleh mengaku pada awalnya bukanlah seorang pendukung Houhti. Namun, akibat serangan Saudi dirinya berubah pikiran untuk mendukung Houhti, yang menurutnya membela kepentingan Yaman.
"Saya sejatinya bukanlah pendukung Houhti, tapi mulai saat ini saya mengumumkan dari tempat ini bahwa saya, sebagai orang Yaman akan mendukung siapapun yang membela kepentingan bangsa," kata Saleh merujuk pada Houhti.
Dalam serangan yang berlangsung Minggu dini hari lalu, menurut beberapa saksi mata seperti diberitakan Kantor berita Yaman, Khabar, Saudi dan sekutunya setidaknya melakukan tiga serangan ke wilayah kediaman Saleh.
“Sebanyak tiga serangan udara mengarah ke Kota Sanaa hari ini, satu di antaranya dilaporkan menghantam kediaman mantan Presiden Saleh. Meski demikian, Saleh beserta keluarganya baik-baik saja, karena telah lama keluar dari Yaman," bunyi laporan Khabar kemarin.
“Kepulan asap tebal terlihat membumbung tinggi di sekitar wilayah kediaman mantan Presiden Saleh, di Kota Sanaa,” sambung laporan itu.
(esn)