ISIS Tebar Ancaman, Pentagon Siaga

Sabtu, 09 Mei 2015 - 16:38 WIB
ISIS Tebar Ancaman,...
ISIS Tebar Ancaman, Pentagon Siaga
A A A
WASHINGTON - Pentagon atau Departemen Pertananan Amerika Serikat (AS) menyiagakan tentara-tantara mereka di pangkalan militer AS. Hal itu menyusul ancaman yang ditebar kelompok Islamic of State Iraq and Syria (ISIS).

Tingkat kesiagaan Pentagon ini merupakan yang tertinggi sejak peringatan 10 tahun serangan 11 September (9/11) terhadap menara kembar WTC.

Perintah untuk meningkatkan tingkat keamanan di pangkalan militer AS dilaporkan sudah pada level “Bravo”. Ini merupakan level ketiga dari lima level peringatan. Perintah tentara AS untuk siaga di pangkalan militernya itu disampaikan Laksamana William Gortney, Kepala Komando Utara AS (Northcom).

Perintah siaga itu muncul hanya beberapa jam setelah Direktur FBI, James Comey, berbicara tentang meningkatnya ancaman serangan “jihad” yang dilakukan di tanah AS. Comey, pada Kamis lalu mengatakan, ratusan atau mungkin ribuan orang di AS yang terinspirasi ISIS melalui media sosial untuk melakukan kekerasan di AS.

”Ini seperti iblis duduk di bahu mereka, dan mengatakan; bunuh, bunuh, bunuh’,” kata Comey kepada wartawan. ”Kami memiliki keprihatinan umum dan jelas, bahwa ISIS berfokus pada militer dan aparat penegak hukum berseragam,” lanjut Comey.

Sementara itu, sebuah pernyataan yang dirilis oleh Pentagon, seperti dilansir Russia Today, Sabtu (9/5/2015), menyatakan bahwa mereka berbagi kekhawatiran yang sama, “tentang potensi ancaman yang ditimbulkan oleh ekstremis dalam negeri, seperti yang dibahas secara terbuka oleh Direktur (FBI) Comey dan yang lainnya.”

“Militer AS tidak terikat pada ancaman kredibel tertentu, meskipun peristiwa baru-baru ini telah mendorong kami untuk menyadari kebutuhan untuk mengambil langkah-langkah yang bijaksana,” bunyi pernyataan Pentagon.
(mas)
Berita Terkait
Senator Republik: Amerika...
Senator Republik: Amerika Serikat Akan Kembali ke Afghanistan
Mengapa ISIS Tak Pernah...
Mengapa ISIS Tak Pernah Menyerang Israel dan Amerika Serikat?
Bunuh Sandera AS, Dua...
Bunuh Sandera AS, Dua Algojo ISIS Mengaku Tidak Bersalah
Mengapa AS dan Aliansinya...
Mengapa AS dan Aliansinya Gagal Membendung Kebangkitan ISIS di Timur Tengah?
Anggota Grup Jagal ISIS...
Anggota Grup Jagal ISIS Berjuluk The Beatles Akan Diekstradisi ke AS
Dua Anggota Tim Jagal...
Dua Anggota Tim Jagal ISIS Berjuluk The Beatles Jalani Persidangan di AS
Berita Terkini
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
25 menit yang lalu
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
9 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
10 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
11 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
12 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
13 jam yang lalu
Infografis
Inggris Saat Ini Menghadapi...
Inggris Saat Ini Menghadapi Ancaman 800 Rudal Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved