Tegang, AS Kerahkan Dua Kapal Perang ke Yaman

Selasa, 21 April 2015 - 08:53 WIB
Tegang, AS Kerahkan...
Tegang, AS Kerahkan Dua Kapal Perang ke Yaman
A A A
WASHINGTON - Di tengah situasi Yaman yang semakin tegang, Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) mengerahkan dua kapal perang ke perairan Yaman. Washington membantah dua kapal perang AS itu untuk mencegat konvoi Angkatan Laut Iran yang dicurigai memasok senjata untuk milisi Houthi Yaman.

AS berdalih pengerahan dua kapal perang ke perairan Yaman itu untuk “operasi keamanan maritim”. Pentagon, dalam sebuah pernyataan hari Senin, mengatakan kapal induk USS Theodore Roosevelt dan kapal penjelajah USS Normandy telah transit dari Teluk Persia ke Laut Arab pada 19 April 2015.

”Theodore Roosevelt dan Normandiy telah bergabung dengan (tim maritim) AS lainnya yang melakukan operasi keamanan maritim di Laut Arab, Teluk Aden, Selat Bab-al-Mandab dan Laut Merah Selatan,” bunyi pernyataan Pentagon.

Seorang juru bicara Pentagon, Kolonel Steve Warren, seperti dikutip Reuters, Selasa (21/4/2015) membantah laporan bahwa kapal-kapal AS berada di perairan Yaman untuk misi mencegat kapal Iran yang dicurigai memasok senjata ke pemberontak Houthi Yaman.

Sementara itu, seorang sumber Angkatan Laut AS yang dikutip AP, menyatakan, ada sekitar sembilan kapal AS di lepas pantai Yaman. Pernyataan itu menyusul laporan surat kabar The Hill, Iran sudah lebih dulu mengirimkan sembilan kapal perang ke arah Yaman.

Iran belum mengomentari tuduhan itu, meskipun mereka mengakui ada kapal-kapal perang Teheran yang beroperasi di dekat Yaman untuk memerangi perompak. Wilayah laut di seluruh Yaman sendiri telah diblokade Koalisi Teluk yang dipimpin Arab Saudi untuk mencegah kelompok Houthi memperoleh pasokan senjata dari luar.
(mas)
Berita Terkait
Hanya Jadi Boneka, PM...
Hanya Jadi Boneka, PM Yaman Ahmed bin Mubarak Pilih Mundur
Setelah Assad Tumbang,...
Setelah Assad Tumbang, Mungkinkah Rakyat Yaman Jatuhkan Houthi dengan Dukungan Israel dan AS?
Israel Sebut Musuh Terberatnya...
Israel Sebut Musuh Terberatnya Sekarang Adalah Houthi
Arab Saudi Ancam STC...
Arab Saudi Ancam STC yang Ingin Menguasai Hadramaut
Saudi Bertarung dengan...
Saudi Bertarung dengan UEA di Yaman, Berikut 6 Faktanya
Yaman Terpecah Belah,...
Yaman Terpecah Belah, Akankah Intervensi Arab Saudi dan UEA Sukses?
Berita Terkini
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
21 menit yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
1 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
2 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
3 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
4 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
5 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved