Dalam 24 Jam, Saudi Cs Bombardir Yaman 100 Kali

Sabtu, 18 April 2015 - 10:03 WIB
Dalam 24 Jam, Saudi...
Dalam 24 Jam, Saudi Cs Bombardir Yaman 100 Kali
A A A
RIYADH - Arab Saudi bersama Koalisi Teluk yang dipimpinnya telah membombardir wilayah Yaman sebanyak 100 kali dalam tempo 24 jam. Serangan udara itu diklaim ditargekan terhadap kelompok Houthi.

Serangan udara terbaru Koalisi Teluk ke Yaman itu telah dikonfirmasi juru bicara koalisi, Jenderal Ahmed Asseri. “Asseri mengatakan, operasi udara yang ditentukan dan dipilih untuk melumpuhkan gerakan Houthi dan pendukung mereka,” tulis kantor berita pemerintah Saudi, SPA, semalam (17/4/2015).

“Milisi Houthi sedang melakukan operasi sabotase yang merugikan warga dan lembaga-lembaga publik,” lanjut laporan SPA, mengutip pernyatan Asseri.

Asseri juga membuat pernyataan saat konferensi pers di Riyadh. Menurutnya, operasi militer sedang berlangsung di basis Houthi Yaman di Kota Saada. Operasi itu, kata dia, juga untuk menjamin keamanan perbatasan wilayah selatan antaraa Kerajaan Arab Saudi dan Yaman.

”Ada gerakan milisi Houthi di perbatasan selatan. Serangan udara ditargetkan pada situs dan pertemuan mereka di samping gudang amunisi dan situs bahan bakar untuk mencegah tindakan apapun yang bisa mengancam perbatasan selatan,” ujar Asseri.

Menurut Asseri, operasi militer Koalisi Teluk telah dibantu milisi rakyat Yaman. ”Ada koordinasi dengan Komite Rakyat Yaman kemarin di Zanzibar untuk melaksanakan operasi terhadap kelompok Houthi dan pendukung mereka. Komite Rakyat dan elemen suku mendukung kekuatan yang terlegitimasi membuat sukses besar di darat,” ujar Asseri.

Laporan serangan terbaru Koalisi Teluk ke Yaman itu hanya berselang sehari setelah Sekjen PBB, Ban Ki-moon, menyerukan penghentian perang di Yaman secepatnya. Seruan itu muncul setelah kondisi di Yaman semakin kacau. Dalam seruannya, Ban Ki-moon, mengklaim Saudi telah memahami perlunya solusi diplomasi dalam mengatasi krisis Yaman.
(mas)
Berita Terkait
Hanya Jadi Boneka, PM...
Hanya Jadi Boneka, PM Yaman Ahmed bin Mubarak Pilih Mundur
Setelah Assad Tumbang,...
Setelah Assad Tumbang, Mungkinkah Rakyat Yaman Jatuhkan Houthi dengan Dukungan Israel dan AS?
Israel Sebut Musuh Terberatnya...
Israel Sebut Musuh Terberatnya Sekarang Adalah Houthi
Saudi Bertarung dengan...
Saudi Bertarung dengan UEA di Yaman, Berikut 6 Faktanya
Arab Saudi Ancam STC...
Arab Saudi Ancam STC yang Ingin Menguasai Hadramaut
Yaman Terpecah Belah,...
Yaman Terpecah Belah, Akankah Intervensi Arab Saudi dan UEA Sukses?
Berita Terkini
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
18 menit yang lalu
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
1 jam yang lalu
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
1 jam yang lalu
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
1 jam yang lalu
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
2 jam yang lalu
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
2 jam yang lalu
Infografis
Dalam Semalam, 100 Drone...
Dalam Semalam, 100 Drone Ukraina Berhasil Jatuh di Wilayah Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved