Dikira Teroris, Pria Bersenjata Bunuh Diri di Depan Capitol

Minggu, 12 April 2015 - 15:09 WIB
Dikira Teroris, Pria...
Dikira Teroris, Pria Bersenjata Bunuh Diri di Depan Capitol
A A A
WASHINGTON - Seorang pria bersenjata bunuh diri dengan menembak dirinya sendiri di depan Gedung Capitol Amerika Serikat, Sabtu waktu setempat atau Minggu (12/4/2015) WIB. Aksi pria bersenjata itu sempat dikira teroris dan membuat kompleks Capitol ditutup dua jam.

Petugas keamanan curiga karena pria bersenjata itu mengenakan tas ransel dan membawa koper. Kepala Kepolisian Capitol, Kim Dine, mengatakan, pria itu melepaskan tembakan tunggal terhadap dirinya sendiri.

Penyebab pria bersenjata itu bunuh diri belum diketahui. Lantaran dikira aksi terorisme, seorang ahli penjinak bom dikirim untuk memeriksa koper dan tas ransel milik pria tersebut.

Setelah pemeriksaan itu, polisi memastikan aksi bunuh diri tersebut tidak terkait dengan aksi terorisme. Kompleks Gedung Capitol yang sempat ditutup dua jam akhirnya dibuka kembali untuk umum.

"Tampaknya tidak ada hubungannya dengan terorisme atau hal apapun terkait dengan itu,” kata Dine, seperti dikutip Reuters.

Insiden bunuh diri pria bersenjata yang identitasnya belum dirilis polisi itu terjadi saat beberapa anggota parlemen berada di dalam Kota Washington. Namun, kota itu penuh sesak dengan turis yang mengunjungi Festival Cherry Blossom.

Meski sempat ditutup dua jam, para para pengunjung Washington mengaku tidak terganggu. Robert Bishop, seorang pengembang real estatedari Annapolis, Maryland, yang mengunjungi Washington, mengatakan, pria bersenjata yang bunuh diri sempat menyampaikan beberapa kata terkait masalah sosial.

“Dia mengatakan, terima kasih untuk pajak satu persen,” kata Bishop. Batas waktu bagi warga AS untuk melaporkan pajak mereka sampai hari Rabu. Pria itu bunuh diri di samping air mancur di dekat Gedung Capitol. ”Semua orang mulai merunduk dan mulai berlari,” ujar Bishop.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
1 jam yang lalu
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
2 jam yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
6 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
9 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
10 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved