Obama Bicara Ganja di Negeri Bob Marley

Jum'at, 10 April 2015 - 09:30 WIB
Obama Bicara Ganja di...
Obama Bicara Ganja di Negeri Bob Marley
A A A
KINGSTON - Presiden Amerika Serika (AS), Barack Obama, melakukan kunjungan ke Jamaika. Dalam lawatannya ke negeri legeda musik reggae Bob Marley itu, Obama menyampaikan pandangannya tentang ganja yang telah dilegalkan di Jamaika.

Di tengah kontroversi antara legalisasi dan anti-legalisasi ganja, Obama memilih jalan tengah, dengan harapan pendapatnya tentang ganja bisa diterima anak-anak muda Jamaika.

”Banyak orang berpikir Anda tahu apa, jika kita hanya melegalkan ganja, maka akan mengurangi uang yang mengalir ke perdagangan narkoba transnasional. Ada pendapatan lebih dan pekerjaan yang diciptakan. Saya harus memberitahu Anda, bahwa itu bukan ‘peluru perak’,” kata Obama mengibaratkan potensi dari legalisasi ganja.

Penggunaan ganja sebagai zat psikotropika telah dilegalkan di Jamaika awal tahun ini. Tanaman ganja telah tumbuh secara luas di seluruh pulau di Jamaika. Tumbuh suburnya ganja di Jamaika telah memainkan peran penting dalam gerakan Rastafarian yang dipopulerkan mendiang Bob Marley.

Obama sendiri merupakan penggemar Bob Marley sejak SMA. Pada Rabu malam lalu, Obama singgah di sebuah rumah di Kingston, di mana musisi berambut gimbal itu tinggal higga meninggal pada tahun 1981."Salah satu yang lebih menyenangkan adalah pertemuan yang sudah saya dambakan sejak saya menjadi presiden," ujar Obama, seperti dikutip Reuters, Jumat (10/4/2015).

”Saya sangat percaya bahwa jalan yang telah kita ambil di Amerika Serikat pada apa yang disebut perang melawan narkoba telah begitu berat dalam menekankan bahwa penahanan telah kontraproduktif,” ujar Obama di hadapa rakyat Jamaika, mengacu pada penahanan bagi pengguna ganja.

Di AS sendiri, dua negara bagiannya yakni, Colorado dan Washington telah melegalkan ganja. Menurut Obama mengatakan seluruh negara sedang menonton untuk melihat bagaimana yang "percobaan" (legalisasi ganja) sedang bekerja.
(mas)
Berita Terkait
Negara-negara dengan...
Negara-negara dengan Gereja Terbanyak, Nomor 1 Didominasi Kristen Ortodoks
Elaine Thompson Pecahkan...
Elaine Thompson Pecahkan Rekor Dunia Sprint Putri di Caliornia
Aparat Jamaika Sita...
Aparat Jamaika Sita Kokain Rp1,2 Triliun dari Kapal Kargo
10 Fakta Menarik tentang...
10 Fakta Menarik tentang Jamaika, Bukan Hanya Reggae dan Pelari Sprint
Jamaika Tangkap Eks...
Jamaika Tangkap Eks Senator Tersangka Pembunuhan Presiden Haiti
Aksi Mulia Hendrawan...
Aksi Mulia Hendrawan Pelatih Indonesia Pinjami Sepatu Pebulu Tangkis Jamaika
Berita Terkini
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
7 menit yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
1 jam yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
2 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
3 jam yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
3 jam yang lalu
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
5 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved