Via Telepon Obama Dukung Raja Salman Serang Yaman

Sabtu, 28 Maret 2015 - 10:19 WIB
Via Telepon Obama Dukung...
Via Telepon Obama Dukung Raja Salman Serang Yaman
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, melakukan percakapan telepon dengan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz. Melalui telepon itulah, Obama memberikan dukungan kepada Raja Salman untuk menyerang Yaman guna memerangi kelompok oposisi Houthi.

Gedung Putih pada Sabtu (28/3/2015) mengkonfirmasi percakapan telepon antara Obama dan Raja Salman.”Presiden dan Raja Salman sepakat bahwa tujuan kita bersama adalah untuk mencapai stabilitas abadi di Yaman melalui solusi politik negosiasi yang difasilitasi oleh PBB dan melibatkan semua pihak yang diusulkan GCC (negara-negara Teluk),” kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, Bernadette Meehan, dalam sebuah pernyataan. (Baca: AS Dukung Agresi Militer Saudi di Yaman)

Meski memberikan dukungan, AS belum berencana ikut menyerang Yaman. Serangan Saudi dan negara-negara Teluk di Yaman itu berdalih untuk menyelamatkan pemerintah sah Yaman di bawah kepemimpinan Presiden Mansour Hadi. Presiden Hadi, kini berada di Mesir setelah meninggalkan Yaman akibat diserang milisi oposisi Houthi.

Selain soal dukungan agresi Saudi ke Yaman, dalam percakapan telepon itu, Raja Salman menyampaikan terima kasih kepada Obama karena dua pilot Saudi diselamatkan aparat AS di wilayah Laut Merah. ”Sebuah pesawat jenis F-15 dilanda kesalahan teknis kemarin malam di atas Laut Merah,” demikian laporan kantor berita negara Saudi,SPA. (Baca: Jet Penyerang Yaman Rusak, 2 Pilot Saudi Diselamatkan AS)

Departemen Pertahanan AS atau Pentagon merahasiakan kerusakan pesawat jet tempur Saudi itu. ”Aset militer AS dari USCENTCOM dan USAFRICOM menyelamatkan dua awak KSA (Arab Saudi),” kata seorang pejabat Pentagon.
(mas)
Berita Terkait
Hanya Jadi Boneka, PM...
Hanya Jadi Boneka, PM Yaman Ahmed bin Mubarak Pilih Mundur
Setelah Assad Tumbang,...
Setelah Assad Tumbang, Mungkinkah Rakyat Yaman Jatuhkan Houthi dengan Dukungan Israel dan AS?
Israel Sebut Musuh Terberatnya...
Israel Sebut Musuh Terberatnya Sekarang Adalah Houthi
Arab Saudi Ancam STC...
Arab Saudi Ancam STC yang Ingin Menguasai Hadramaut
Saudi Bertarung dengan...
Saudi Bertarung dengan UEA di Yaman, Berikut 6 Faktanya
Yaman Terpecah Belah,...
Yaman Terpecah Belah, Akankah Intervensi Arab Saudi dan UEA Sukses?
Berita Terkini
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
10 menit yang lalu
Iran Merudal Israel,...
Iran Merudal Israel, Trump Cegah Zionis Balas Serangan
31 menit yang lalu
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
1 jam yang lalu
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
3 jam yang lalu
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
5 jam yang lalu
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
6 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Asia Diam-diam...
5 Negara Asia Diam-diam Dukung Israel, Salah Satunya Mayoritas Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved