Dari 16 WNI di Turki, Hanya 12 yang Segera Dideportasi
Senin, 23 Maret 2015 - 14:26 WIB
Dari 16 WNI di Turki, Hanya 12 yang Segera Dideportasi
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 16 WNI yang ditahan di Turki akan segera dideportasi ke Tanah Air. Namun, untuk sementara hanya 12 Warga Negara Indonesia (WNI) yang bisa dipulangkan dalam satu atau dua hari ke depan.
Hal itu disampaikan Wakil Kepala Polri, Komisaris Jendral Polisi Badrodin Haiti, Senin (23/3/2015). "Kita sudah dapat info bahwa 16 WNI itu akan dideportasi dalam waktu dekat, mungkin sehari dua hari ini," ujar Komjen Badrodin di acara International Conference Terorism and ISIS di JIEXPO, Jakarta.
Menurut Badrodin, empat WNI lain yang ditahan di Turki belum bisa dipulangkan karena ada halangan. Calon tunggal Kapolri itu tidak menjelaskan kapan empat WNI itu akan dipulangkan. "Karena yang satu keluarga masih terhalang, karena ada yang hamil," ucapnya.
Badrodin menambahkan, setelah pulang ke Tanah Air, para WNI akan diperiksa pihak imigrasi. Setelah itu, juga akan diperiksa Polri terkait upaya mereka untuk menyeberang dari Turki ke Suriah.
"Tentu, nanti itu. Kita belum sampai ke sana (penindakan pidana), tapi yang jelas nanti setelah sampai di Bandara Soekarno-Hatta akan ada hand over. Setelah selesai pemeriksaan di imigrasi, kita akan bawa untuk kita periksa," imbuh dia.
Hal itu disampaikan Wakil Kepala Polri, Komisaris Jendral Polisi Badrodin Haiti, Senin (23/3/2015). "Kita sudah dapat info bahwa 16 WNI itu akan dideportasi dalam waktu dekat, mungkin sehari dua hari ini," ujar Komjen Badrodin di acara International Conference Terorism and ISIS di JIEXPO, Jakarta.
Menurut Badrodin, empat WNI lain yang ditahan di Turki belum bisa dipulangkan karena ada halangan. Calon tunggal Kapolri itu tidak menjelaskan kapan empat WNI itu akan dipulangkan. "Karena yang satu keluarga masih terhalang, karena ada yang hamil," ucapnya.
Badrodin menambahkan, setelah pulang ke Tanah Air, para WNI akan diperiksa pihak imigrasi. Setelah itu, juga akan diperiksa Polri terkait upaya mereka untuk menyeberang dari Turki ke Suriah.
"Tentu, nanti itu. Kita belum sampai ke sana (penindakan pidana), tapi yang jelas nanti setelah sampai di Bandara Soekarno-Hatta akan ada hand over. Setelah selesai pemeriksaan di imigrasi, kita akan bawa untuk kita periksa," imbuh dia.
(mas)