Khawatir Diserang Rusia, Latvia Perketat Perbatasan
Selasa, 17 Maret 2015 - 21:32 WIB
Khawatir Diserang Rusia, Latvia Perketat Perbatasan
A
A
A
RIGA - emerintah Latvia dikabarkan akan memperketat kekuatan di wilayah yang berbatasan dengan Rusia dan juga Belarusia. Hal ini dilakukan karena Latvia takut Rusia akan melakukan agresi ke wilayah mereka, sepeti apa yang dilakukan Rusia terhadap Ukraina.
Menurut laporan Deutsche Welle seperti dilansir Sputnik pada Selasa (17/3/2015), Latvia akan melengkapi wilayah perbatasan mereka dengan sistem keamanan modern. Negara tersebut dilaporkan akan menggelontorkan dana sebesar 15 juta Euro untuk membangun sistem pertahanan keamanan tersebut.
Laporan ini diperkuat oleh pernyataan Menteri Dalam Negeri Latvia, Rihards Kozlovskis yang menyatakan pihaknya akan membangun sebuah pembatas setinggi 12 meter di timur negara mereka, yang berbatasan dengan Rusia. Selain itu, lanjut Kozlovskis, pembangunan sistem keamanan baru di perbatasan itu akan selesai dalam kurun waktu empat tahun ke depan.
"Sistem ini ini akan meningkatkan kemampuan layanan keamanan di wilayah perbatasan Latvia, dimana petugas yang berjaga bisa dengan cepat mendeteksi setiap ancaman yang berasal dari perbatasan," ucap Kozlovskis.
"Proyek baru ini juga diharapkan dapat mengurangi jumlah penyebrangan perbatasan secara ilegal dan meningkatkan kontrol migrasi." Kozlovskis menambahkan dalam pernyataanya.
Menurut laporan Deutsche Welle seperti dilansir Sputnik pada Selasa (17/3/2015), Latvia akan melengkapi wilayah perbatasan mereka dengan sistem keamanan modern. Negara tersebut dilaporkan akan menggelontorkan dana sebesar 15 juta Euro untuk membangun sistem pertahanan keamanan tersebut.
Laporan ini diperkuat oleh pernyataan Menteri Dalam Negeri Latvia, Rihards Kozlovskis yang menyatakan pihaknya akan membangun sebuah pembatas setinggi 12 meter di timur negara mereka, yang berbatasan dengan Rusia. Selain itu, lanjut Kozlovskis, pembangunan sistem keamanan baru di perbatasan itu akan selesai dalam kurun waktu empat tahun ke depan.
"Sistem ini ini akan meningkatkan kemampuan layanan keamanan di wilayah perbatasan Latvia, dimana petugas yang berjaga bisa dengan cepat mendeteksi setiap ancaman yang berasal dari perbatasan," ucap Kozlovskis.
"Proyek baru ini juga diharapkan dapat mengurangi jumlah penyebrangan perbatasan secara ilegal dan meningkatkan kontrol migrasi." Kozlovskis menambahkan dalam pernyataanya.
(esn)