Menlu Dalami Isu Kaitan 16 WNI di Turki dengan ISIS
Kamis, 12 Maret 2015 - 16:42 WIB
Menlu Dalami Isu Kaitan 16 WNI di Turki dengan ISIS
A
A
A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia, Retno Lestari Marsudi, mengatakan, bahwa pihaknya masih mendalami isu dugaan 16 Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditahan di Turki terkait dengan ISIS.
Pihak Kemlu kini terus melakukan komunikasi dengan Kedubes di Ankara untuk mengetahui siapa sebenarnya 16 WNI yang ditahan di Turki.
"Isunya sedang didalami. Kita masih akan terus lakukan komunikasi dan pertemuan dengan otoritas Turki terkait dengan masalah 16 orang ini," kata Menlu Retno di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (12/3/2015).
Retno tidak bisa memastikan apakah 16 WNI itu akan bergabung dengan kelompok Islamic State Iraq and Syria (ISIS). Meski belum bisa menyimpulkan, penahanan 16 WNI oleh otoritas Turki itu sudah dia laporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Jawaban saya sama. Tahap ini, kita lakukan pendalaman. Apakah betul (dugaan gabung ISIS). Jadi, pada tahapan ini saya belum bisa memberikan informasi yang lebih. Karena saya tidak mau menduga-duga," katanya.
Menurutnya, pemerintah Turki sudah bertindak cepat dengan menyampaikan informasi penahanan 16 WNI itu kepada pemerintah Indonesia. "Sekarang kita tunggu inforrmasi. Setiap hari kita komunikasi dengan mereka," imbuh Retno.
Pihak Kemlu kini terus melakukan komunikasi dengan Kedubes di Ankara untuk mengetahui siapa sebenarnya 16 WNI yang ditahan di Turki.
"Isunya sedang didalami. Kita masih akan terus lakukan komunikasi dan pertemuan dengan otoritas Turki terkait dengan masalah 16 orang ini," kata Menlu Retno di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (12/3/2015).
Retno tidak bisa memastikan apakah 16 WNI itu akan bergabung dengan kelompok Islamic State Iraq and Syria (ISIS). Meski belum bisa menyimpulkan, penahanan 16 WNI oleh otoritas Turki itu sudah dia laporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Jawaban saya sama. Tahap ini, kita lakukan pendalaman. Apakah betul (dugaan gabung ISIS). Jadi, pada tahapan ini saya belum bisa memberikan informasi yang lebih. Karena saya tidak mau menduga-duga," katanya.
Menurutnya, pemerintah Turki sudah bertindak cepat dengan menyampaikan informasi penahanan 16 WNI itu kepada pemerintah Indonesia. "Sekarang kita tunggu inforrmasi. Setiap hari kita komunikasi dengan mereka," imbuh Retno.
(mas)