Klaim PM Israel dan Mossad Soal Nuklir Iran Bertentangan

Selasa, 24 Februari 2015 - 10:14 WIB
Klaim PM Israel dan...
Klaim PM Israel dan Mossad Soal Nuklir Iran Bertentangan
A A A
TEL AVIV - Klaim Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, bahwa program nuklir Iran mendekati ke arah pembuatan bom nuklir ternyata bertentangan dengan temuan badan intelijen Israel, Mossad.

Ratusan data rahasia Mossad telah dan diterbitkan saluran Al Jazeera, semalam (23/2/2015). PM Israel di hadapan Majelis Umum PBB pada bulan September 2012 membuat klaim yang mengejutkan dunia.

Kala itu, dia menyatakan, bahwa Iran sudah mencapai 70 persen dalam membangun senjata nuuklir. “Sudah melewati garis merah dan bom atom pertama Teheran akan siap pada musim semi berikutnya,” klaim Netanyahu kala itu.

Tapi data bocoran data rahasia Mossad berkata lain. “Iran tidak melakukan aktivitas yang diperlukan untuk memproduksi senjata,” bunyi bocoran data Mossad, yang jauh dari klaim PM Israel. Menurut data Mossad, Iran memiliki 100 kilogram uranium yang diperkaya ke level 20 persen.

”Meskipun Iran telah mengumpulkan lima persen persen uranium yang diperkaya untuk beberapa bom, dan telah memperkaya sebagian hingga ke level 20 persen, itu tidak tampak siap untuk memperkaya ke tingkat yang lebih tinggi,” lanjut bocoran data Mossad.

“Hal ini dialokasikan sebagian guna memproduksi bahan bakar nuklir untuk TRR (Riset Reaktor Teheran), dan jumlah 20 persen uranium yang diperkaya itu tidak meningkat,” imbuh bocoran data Mossad.

Gara-gara klaim Netanyahu itu, para pemimpin dunia khawatir dengan ancaman nuklir Teheran. Padahal, Iran berkali-kali membantah bahwa pihaknya tidak membuat senjata nuklir dan program nuklirnya untuk kepentingan sipil.

Iran sendiri telah terbuka kepada dunia, dengan melakukan perundingan nuklir Teheran bersama enam negara kekuatan dunia, yakni, Amerika Serikat, Inggris, China, Rusia, Perancis dan Jerman. Perundingan itu belum mencapai titik kesepakatan akhir.
(mas)
Berita Terkait
Iran Umumkan Perundingan...
Iran Umumkan Perundingan Nuklir dengan Rusia dan China
Trump Kirim Surat Permintaan...
Trump Kirim Surat Permintaan Perundingan Nuklir, Iran Tolak Mentah-mentah
Usai Perang, Iran Tetapkan...
Usai Perang, Iran Tetapkan Syarat Ketat untuk Lanjutkan Perundingan Nuklir
Trump Ultimatum Netanyahu:...
Trump Ultimatum Netanyahu: Israel Jangan Serang Iran di Tengah Perundingan Nuklir!
Berbicara di New York,...
Berbicara di New York, Ebrahim Raisi Persilakan PBB Cek Nuklir Iran
Syarat Perundingan Nuklir,...
Syarat Perundingan Nuklir, AS Harus Jamin Tak Akan Lagi Serang Iran
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
5 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
9 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
10 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
11 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
12 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
13 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved