Negosiasi Gagal, Pertempuran Terus Berkobar di Ukraina Timur
Minggu, 01 Februari 2015 - 21:40 WIB
Negosiasi Gagal, Pertempuran Terus Berkobar di Ukraina Timur
A
A
A
KIEV - Gagalnya negosiasi damai terbaru yang dilakukan kelompok kontak di Minsk, Belarusia, semalam membuat Ukraina timur masih berada dalam lingkaran peperangan. Pertempuran demi pertempuran terus terjadi silih berganti di beberapa wilayah Ukraina timur.
Menurut juru bicara militer Ukraina, Volodymyr Polyovy, belasan anggota militer Ukraina tewas dalam pertempuran yang berlangsung dalam 24 jam terakhir, dan puluhan orang lainnya menderita luka-luka. Namun, dia tidak menyebutkan berapa jumlah korban yang tewas dari sisi separatis.
"Setidaknya 13 anggota pasukan anti-terorisme (ATO) kami tewas dalam serangkaian pertempuran yang berlangsung di wilayah Ukraina timur dalam kurun waktu 24 jam terakhir," ucap Polyovy, seperti dilansir Reuters, Minggu (1/2/2015).
Dirinya menuturkan, 20 anggota NATO terluka akibat pertempuran tersebut, dan saat ini tengah menjalani perawatan di beberapa rumah sakit di wilayah Ukraina timur yang dikuasai pemerintah. Pusat pertempuran masih berada di sekitar Lugank, Donetsk dan sekitar Donbas.
Dalam negosiasi yang berlangsung selama ini, baik Kiev maupun separatis saling menyalahkan atas gagalnya negosiasi damai tersebut. Pertemuan semalam berfokus pada proses gencatan senjata di wilayah Ukraina timur, sebagai langkah awal untuk proses damai selanjutnya.
Menurut juru bicara militer Ukraina, Volodymyr Polyovy, belasan anggota militer Ukraina tewas dalam pertempuran yang berlangsung dalam 24 jam terakhir, dan puluhan orang lainnya menderita luka-luka. Namun, dia tidak menyebutkan berapa jumlah korban yang tewas dari sisi separatis.
"Setidaknya 13 anggota pasukan anti-terorisme (ATO) kami tewas dalam serangkaian pertempuran yang berlangsung di wilayah Ukraina timur dalam kurun waktu 24 jam terakhir," ucap Polyovy, seperti dilansir Reuters, Minggu (1/2/2015).
Dirinya menuturkan, 20 anggota NATO terluka akibat pertempuran tersebut, dan saat ini tengah menjalani perawatan di beberapa rumah sakit di wilayah Ukraina timur yang dikuasai pemerintah. Pusat pertempuran masih berada di sekitar Lugank, Donetsk dan sekitar Donbas.
Dalam negosiasi yang berlangsung selama ini, baik Kiev maupun separatis saling menyalahkan atas gagalnya negosiasi damai tersebut. Pertemuan semalam berfokus pada proses gencatan senjata di wilayah Ukraina timur, sebagai langkah awal untuk proses damai selanjutnya.
(esn)