Rusia Sebut UE Tak Berniat untuk Berdamai
Selasa, 20 Januari 2015 - 19:43 WIB
Rusia Sebut UE Tak Berniat untuk Berdamai
A
A
A
MOSKOW - Uni Eropa (UE) hingga saat ini belum memberikan tanda-tanda akan mencabut sanksi ekonomi terhadap Rusia. Hal ini membuat Negeri Beruang Merah itu geram, dan menyebutnya sebagai tindakan tak bersahabat.
Melansir Reuters, Selasa (20/1/2015). Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut tindakan UE tersebut tidak mencerminkan ucapan mereka yang ingin berdamai dengan Rusia. "Ini benar-benar tidak ramah," kata kementerian itu.
"Tindakan ini hanya menegaskan fakta bahwa UE memang belum berniat untuk mengubah sikapnya terhadap Rusia atau melakukan penilaian yang obyektif terhadap Rusia terkait konflik yang terjadi di Ukraina," ucap kementerian itu dalam sebuah pernyataan.
UE, dalam pertemuan antar negara anggotanya kemarin memang menegaskan hanya akan mencabut sanksi terhadap Rusia bila kondisi Ukraina sudah membaik. Keputusan ini juga datang di tengah wacana perbaikan hubungan antara kedua belah pihak.
Kondisi Ukraina sendiri kembali memburuk paska gagalnya gencatan senjata yang terjadi selama satu bulan terakhir. Pertempuran antara pasukan Ukraina dan separatis kembali meletus, dan sudah menewaskan puluhan korban yang mayoritas adalah warga sipil.
Melansir Reuters, Selasa (20/1/2015). Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut tindakan UE tersebut tidak mencerminkan ucapan mereka yang ingin berdamai dengan Rusia. "Ini benar-benar tidak ramah," kata kementerian itu.
"Tindakan ini hanya menegaskan fakta bahwa UE memang belum berniat untuk mengubah sikapnya terhadap Rusia atau melakukan penilaian yang obyektif terhadap Rusia terkait konflik yang terjadi di Ukraina," ucap kementerian itu dalam sebuah pernyataan.
UE, dalam pertemuan antar negara anggotanya kemarin memang menegaskan hanya akan mencabut sanksi terhadap Rusia bila kondisi Ukraina sudah membaik. Keputusan ini juga datang di tengah wacana perbaikan hubungan antara kedua belah pihak.
Kondisi Ukraina sendiri kembali memburuk paska gagalnya gencatan senjata yang terjadi selama satu bulan terakhir. Pertempuran antara pasukan Ukraina dan separatis kembali meletus, dan sudah menewaskan puluhan korban yang mayoritas adalah warga sipil.
(esn)