Charlie Hebdo Edisi Nabi Muhammad Cetak 3 Juta Eksemplar

Selasa, 13 Januari 2015 - 09:27 WIB
Charlie Hebdo Edisi...
Charlie Hebdo Edisi Nabi Muhammad Cetak 3 Juta Eksemplar
A A A
PARIS - Majalah satir, Charlie Hebdo dengan edisi terbaru bersampul gambar Nabi Muhammad akan dicetak hingga 3 juta eksemplar.

Ini jumlah pencetakan yang “gila-gilaan” setelah kantor majalah itu diserang pada pekan lalu.

Padahal oplah majalah itu sebelum diserang hanya sekitar 60 ribu eksemplar. Serangan di kantor majalah itu menewaskan 12 orang. Teror kemudian berlanjut ke supermarket Yahudi di Paris. Total korban tewas dalam teror di Paris dalam tiga hari berturut-turut mencapai 17 orang.

Koran Liberation, yang jadi kantor sementara majalah Charlie Hebdo, mengungkapkan sampul depan majalah yang resmi terbit besok (14/1/2015), melalui Twitter. (Baca: Tak Kapok, Charlie Hebdo Bersampul Gambar Nabi Muhammad Terbit)

Dalam edisi terbaru ini, gambar Nabi Muhammad ditampilkan memegang tanda bertuliskan “Je Suis Charlie” yang bermakna “Saya Charlie”. Di bawah judul utama itu, ditulis kata-kata”Tout Est Pardonne” yang bermakna “Semua Dimaafkan”.

Juru bicara penerbitan majalah itu, Michel Salion, megatakan, 1 juta eksemplar majalah Charlie Hebdo edisi gambar Nabi Muhammad akan tersedia pada Rabu dan Kamis nanti. Selanjutnya, akan dicetak 2 juta eksemplar lagi sesuai permintaan.

”Kami memiliki permintaan untuk 300 ribu eksemplar di seluruh dunia, dan permintaan terus meningkat per jam,” kata Salion.

”Satu juta akan disebar. Pada hari Kamis, keputusan akan diambil untuk mencetak salinan tambahan. Jadi kita akan memiliki satu juta, ditambah dua juta (eksemplar) jika perlu,” lanjut dia seperti dikutip Reuters.
(mas)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
54 menit yang lalu
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
1 jam yang lalu
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
2 jam yang lalu
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
2 jam yang lalu
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
3 jam yang lalu
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
3 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved