Mourad Hamyd Syok Disebut Terlibat Teror Charlie Hebdo

Minggu, 11 Januari 2015 - 13:18 WIB
Mourad Hamyd Syok Disebut...
Mourad Hamyd Syok Disebut Terlibat Teror Charlie Hebdo
A A A
PARIS - Polisi Prancis akhirnya membebaskan Mourad Hamyd (18) kemarin, setelah dirinya terbukti tidak terlibat dalam penyerangan Charlie Hebdo. Namun, Hamyd mengaku sedikit terguncang dengan tuduhan yang sempat disematkan pada dirinya tersebut.

Melansir Channel News Asia, Minggu (11/1/2015), Hamyd mengaku sedang berada di kelas saat insiden itu terjadi. “Saya sempat bingung, dan kaget saat saya disebut terlibat dalam penyerangan itu,” ungkapnya.

“Saya benar-benar syok, banyak orang yang mengatakan sesuatu yang buruk tentang saya di media sosial, yang semuanya itu tidak benar. Saya hanyalah seorang siswa biasa yang tinggal bersama kedua orang tua saya,” imbuhnya.

Hamyd dibebaskan setelah polisi memverifikasi kesaksiannya. Polisi Prancis dilaporkan memeriksa beberapa saksi mata yang menyebutkan, Hamyd memang sedang berada di sekolah saat insiden itu terjadi.

Belum diketahui mengapa pihak kepolisian Prancis memasukan namanya dalam daftar penyerang Charli Hebdo. Hamyd mengaku takut, tuduhan yang sempat disematkan pada dirinya dapat mempengaruhi masa depannya.

“Saya berharap hal ini tidak mempengaruhi masa depan saya. Saya tidak ada hubungannya dengam semua ini. Cherif (Kouachi) memang kakak ipar saya, tapi saya tidak memiliki kedekatan dengan dirinya,” tambahnya.
(esn)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
1 jam yang lalu
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
1 jam yang lalu
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
2 jam yang lalu
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
3 jam yang lalu
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
3 jam yang lalu
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
4 jam yang lalu
Infografis
Trump Ogah Terlibat...
Trump Ogah Terlibat Rekonstruksi Ukraina setelah Perang Berakhir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved