AS dan Turki Siap Latih Pemberontak Suriah
Selasa, 06 Januari 2015 - 22:47 WIB
AS dan Turki Siap Latih Pemberontak Suriah
A
A
A
ANKARA - Turki dan Amerika Serikat (AS) dilaporkan akan segera menandatangani perjanjian terkait pelatihan pasukan pemberontak di Suriah. Pelatihan ini dimaksudkan untuk membantu AS dan Turki melawan ISIS di wilayah Suriah.
“Sebuah nota kesepahaman antara Turki dan AS terkait pelatihan pasukan pemberontak Suriah rencananya akan ditandatangani pada bulan ini,” ungkap seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Turki dalam kondisi anonim.
Melansir Xinhua, Selasa (6/1/2014), kedua negara tersebut bukan hanya akan memberikan pelatihan militer, melainkan persenjataan yang dbutuhkan oleh pasukan pemeberontak. AS memang membutuhkan pasukan darat guna mendukung serangan udara yang mereka lakukan.
“Dalam program tersebut, setidaknya kami akan melatih 15 ribu anggota pasukan pemeberontak Suriah. Sekitar 5000 dari mereka akan dilatih sebuah pangkalan militer Turki di kota Kirsehir,” pejabat tersebut menambahkan.
Sedangkan menurut pejabat itu, lokasi untuk melatih 10 ribu pasukan pemberontak lainnya hingga saat ini masih dalam tahap pembicaraan. Dalam beberapa kesempatan, AS sempat melatih pasukan pemeberontak Suriah di wilayah Yordanian dan Libanon, dua negara tetangga Suriah.
“Sebuah nota kesepahaman antara Turki dan AS terkait pelatihan pasukan pemberontak Suriah rencananya akan ditandatangani pada bulan ini,” ungkap seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Turki dalam kondisi anonim.
Melansir Xinhua, Selasa (6/1/2014), kedua negara tersebut bukan hanya akan memberikan pelatihan militer, melainkan persenjataan yang dbutuhkan oleh pasukan pemeberontak. AS memang membutuhkan pasukan darat guna mendukung serangan udara yang mereka lakukan.
“Dalam program tersebut, setidaknya kami akan melatih 15 ribu anggota pasukan pemeberontak Suriah. Sekitar 5000 dari mereka akan dilatih sebuah pangkalan militer Turki di kota Kirsehir,” pejabat tersebut menambahkan.
Sedangkan menurut pejabat itu, lokasi untuk melatih 10 ribu pasukan pemberontak lainnya hingga saat ini masih dalam tahap pembicaraan. Dalam beberapa kesempatan, AS sempat melatih pasukan pemeberontak Suriah di wilayah Yordanian dan Libanon, dua negara tetangga Suriah.
(esn)