Pertama Dalam 90 Tahun, Turki Izinkan Pembangunan Gereja Baru
Minggu, 04 Januari 2015 - 20:35 WIB
Pertama Dalam 90 Tahun, Turki Izinkan Pembangunan Gereja Baru
A
A
A
ISTANBUL - Pemerintah Turki dikabarkan telah mengeluarkan izin untuk pembangunan gereja terbaru di wilayah Yesilkoy, pinggiran kota Istanbul. Ini adalah kali pertama sejak tahun 1923 Turki kembali mengeluarkan izin untuk pembangunan gereja.
“Ini adalah gereja pertama yang dibangun sejak Republik Turki terbentuk. Selama kurang lebih 90 tahun terakhir tidak pernah ada pembangunan gereja baru, yang ada hanya pemugaran dan renovasi,” ungkap seorang pejabat di Turki.
Melansir Russia Today, Minggu (4/1/2014), menurut pejabat itu, perihal pemberian izin pembangunan gereja baru sudah disampaikan Perdana Menteri Ahmet Davutoglu, saat melakukan pertemuan dengan perwakilan komunitas non-Muslim, semalam.
Namun, pejabat tersebut menegaskan, pembangunan gereja ini bukan dilakukan oleh pemerintah Turki. Pembangunan gereja ini akan dibangun oleh komunitas Syiriac, salah satu komunitas non-Mulsim terbesar di Turki.
Kelompok ini berisi para pengungsi dari wilayah Suriah dan Irak, dan memiliki anggota setidaknya 20 ribu jiwa. Populasi Kristen sendiri di Turki terbilang sangat kecil, yakni hanya kurang dari satu persen dari total penduduk Turki.
“Ini adalah gereja pertama yang dibangun sejak Republik Turki terbentuk. Selama kurang lebih 90 tahun terakhir tidak pernah ada pembangunan gereja baru, yang ada hanya pemugaran dan renovasi,” ungkap seorang pejabat di Turki.
Melansir Russia Today, Minggu (4/1/2014), menurut pejabat itu, perihal pemberian izin pembangunan gereja baru sudah disampaikan Perdana Menteri Ahmet Davutoglu, saat melakukan pertemuan dengan perwakilan komunitas non-Muslim, semalam.
Namun, pejabat tersebut menegaskan, pembangunan gereja ini bukan dilakukan oleh pemerintah Turki. Pembangunan gereja ini akan dibangun oleh komunitas Syiriac, salah satu komunitas non-Mulsim terbesar di Turki.
Kelompok ini berisi para pengungsi dari wilayah Suriah dan Irak, dan memiliki anggota setidaknya 20 ribu jiwa. Populasi Kristen sendiri di Turki terbilang sangat kecil, yakni hanya kurang dari satu persen dari total penduduk Turki.
(esn)