Dokumen Osama Ungkap Rencana Teror di AS dan Inggris
Jum'at, 02 Januari 2015 - 13:42 WIB
Dokumen Osama Ungkap Rencana Teror di AS dan Inggris
A
A
A
BROOKLYN - Sebuah dokumen rahasia milik Osama bin Laden mengungkap adanya rencana teror di Amerika Serikat (AS) dan Inggris pada ulang tahun kedelapan serangan 11 September 2001 atau 9/11.
Teror yang berhasil digagalkan itu hendak dilakukan pria Inggris, Abid Naseer. Dia telah dituduh bersekongkol dengan al-Qaeda untuk melakukan serangan di dua negara itu. Naseer akan diadili bulan depan di Pengadilan Federal Brooklyn.
Jaksa federal berencana untuk menggunakan dokumen yang disita tim Navy Seal AS dari Osama bin Laden saat pendiri al-Qaeda itu disergap dan dibunuh di tempat persembunyiannya, di Pakistan tahun 2011.
Rencana teror yang hendak dilakukan Abid Naseer, 28, antara lain rencana meledakkan jalur kereta bawah tanah di Manhattan pada jam sibuk, tepat di ulang tahun kedelapan serangan 9/11. Dokumen dari Osama bin Laden itu akan digunakan untuk bukti penuntutan.
Naseer pria asal Manchester, juga menghadapi tuduhan terkait dengan serangan teror di Trafford dan pusat-pusat bisnis Arndale, Manchester pada tahun 2009. Dia juga dituduh menargetkan teror di Norwegia.
“Rencana serangan di Manchester juga telah diketahui agen M15 dalam pesan kode rahasia,” demikian laporan Daily Mail, Jumat (2/1/2014). Pria Inggris kelahiran Pakistan ini ditangkap dengan 12 orang lainnnya pada bulan April 2009 setelah polisi Inggris mengungkap dugaan rencana teror.
Tapi semua orang itu dibebaskan tanpa tuduhan pada saat itu, karena kurangnya bukti. Naseer diekstradisi ke AS pada Januari 2013 setelah melawan hukum dua tahun setelah para pejabat keamanan AS menduga dia merencanakan peledakan kereta bawah tanah.
Teror yang berhasil digagalkan itu hendak dilakukan pria Inggris, Abid Naseer. Dia telah dituduh bersekongkol dengan al-Qaeda untuk melakukan serangan di dua negara itu. Naseer akan diadili bulan depan di Pengadilan Federal Brooklyn.
Jaksa federal berencana untuk menggunakan dokumen yang disita tim Navy Seal AS dari Osama bin Laden saat pendiri al-Qaeda itu disergap dan dibunuh di tempat persembunyiannya, di Pakistan tahun 2011.
Rencana teror yang hendak dilakukan Abid Naseer, 28, antara lain rencana meledakkan jalur kereta bawah tanah di Manhattan pada jam sibuk, tepat di ulang tahun kedelapan serangan 9/11. Dokumen dari Osama bin Laden itu akan digunakan untuk bukti penuntutan.
Naseer pria asal Manchester, juga menghadapi tuduhan terkait dengan serangan teror di Trafford dan pusat-pusat bisnis Arndale, Manchester pada tahun 2009. Dia juga dituduh menargetkan teror di Norwegia.
“Rencana serangan di Manchester juga telah diketahui agen M15 dalam pesan kode rahasia,” demikian laporan Daily Mail, Jumat (2/1/2014). Pria Inggris kelahiran Pakistan ini ditangkap dengan 12 orang lainnnya pada bulan April 2009 setelah polisi Inggris mengungkap dugaan rencana teror.
Tapi semua orang itu dibebaskan tanpa tuduhan pada saat itu, karena kurangnya bukti. Naseer diekstradisi ke AS pada Januari 2013 setelah melawan hukum dua tahun setelah para pejabat keamanan AS menduga dia merencanakan peledakan kereta bawah tanah.
(mas)