Tanpa Ampun, Obama Teken Sanksi Anyar untuk Rusia

Kamis, 18 Desember 2014 - 08:47 WIB
Tanpa Ampun, Obama Teken...
Tanpa Ampun, Obama Teken Sanksi Anyar untuk Rusia
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) benar-benar “menghukum” Rusia tanpa ampun, setelah Presiden Barack Obama diam-diam telah meneken sanksi anyar untuk Rusia.

Juru bicara Departemen Luar Negeri, Jennifer Psaki, menegaskan, bahwa Presiden Obama sudah menandatangani rancangan undang-undang (RUU) berisi sanksi baru yang lebih berat bagi Rusia. ”Dia menandatangani kemarin,” kata Psaki, merespons RUU bertajuk ”Ukraine Freedom Support Act of 2014”.

RUU itu juga berisi bantuan militer dan non-militer untuk Ukraina. Sanksi baru dari AS untuk Rusia menyasar sektor pertahanan Kremlin. Salah satunya sanksi terhadap perusahaan ekspor senjata milik negara Rusia, Rosoboronexport. Sanksi baru itu sebagai respons AS terhadap Rusia yang dianggap ikut campur dalam krisis di Ukraina timur.

Psaki mengakui sanksi dari AS untuk Rusia selama ini tidak seefektif seperti yang diharapkan. “Setiap negara sangat berbeda,” ujar Psaki mengacu pada kondisi Rusia yang terlalu kuat untuk dijatuhi sanksi. (Baca: AS Siapkan Sanksi Baru untuk Rusia)

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Rusia, menyatakan, sanksi baru dari Washington terhadap Moskow merupakan hal yang sia-sia. Kementerian itu juga merepons positif langkah AS yang ingin memulihkan hubungan diplomatik dengan Kuba setelah terputus sejak 1961.

”Ini merupakan indikasi bahwa Presiden AS telah mengakui kesia-siaan setelah bertahun-tahun mencoba untuk 'mengisolasi' Kuba,” bunyi pernyataan kementerian itu, seperti dikutip Russia Today, semalam.

”Kita tidak bisa tidak berharap bahwa Washington akan cepat menyadari kesia-siaannya dengan menjatuhkan sanksi terhadap negara-negara lain.”

Sanksi AS terhadap Rusia disebut-sebut telah berpengaruh terhadap negara-negara lain termasuk Eropa dan Asia. Bahkan, kondisi ekonomi Rusia yang dikenai sanksi AS juga disebut telah berdampak pada Indonesia.
(mas)
Berita Terkait
Rusia: Krisis Ukraina...
Rusia: Krisis Ukraina akibat Tujuan Kebijakan Amerika Serikat
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Survei: Warga Amerika...
Survei: Warga Amerika Serikat Makin Ragu Dukung Ukraina
4 Senjata Ukraina yang...
4 Senjata Ukraina yang Dipasok oleh Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Berita Terkini
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
1 jam yang lalu
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
5 jam yang lalu
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
6 jam yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
6 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
8 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
9 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved