Inggris Akan Tambah Pasukan di Irak
Minggu, 14 Desember 2014 - 17:15 WIB
Inggris Akan Tambah Pasukan di Irak
A
A
A
LONDON - Pemerintah Inggris dilaporkan akan kembali mengirimkan ratusan pasukan mereka ke wilayah Irak. Bukan untuk bertempur, ratusan pasukan militer tersebut dikirimkan untuk memberikan pelatihan militer pada tentara Irak.
“Inggris akan kembali mengirim ratusan pasukan militer ke Irak untuk memberikan pelatihan kepada pasukan Irak dan Kurdi. Langkah ini diambil dalam rangka membantu negara tersebut untuk memerangi ISIS,” ucap Menteri Pertahanan Inggris Michael Fallon.
Melansir Jpost, Minggu (14/12/2014), Fallon menyatakan pengiriman pasukan tersebut akan berlangsung pada awal tahun depan. Menurutnya, pelatihan militer sangat dibutuhkan oleh pasukan Irak untuk memerangi ISIS, mengingat ISIS saat ini sudah merubah metode bertempur yang sulit untuk dilawan dengan menggunakan serangan udara.
“ISIS saat ini memfokuskan diri di beberapa kota dan desa-desa yang sulit untuk diserang dari udara. Serangan melalui darat harus dilakukan untuk mengalahkan ISIS, dan hanya terntara Irak dan Kurdi yang bisa melakukannya,” Fallon menambahkan.
Pengiriman ini sendiri dilakukan di tengah rencana pemerintah Irak untuk melakukan serangan darat besar-besaran terhadap ISIS. Irak menargetkan kota Mosul, yang dinilai sebagai pusat perkembangan dan pemerintahan ISIS sebagai target pertama.
“Inggris akan kembali mengirim ratusan pasukan militer ke Irak untuk memberikan pelatihan kepada pasukan Irak dan Kurdi. Langkah ini diambil dalam rangka membantu negara tersebut untuk memerangi ISIS,” ucap Menteri Pertahanan Inggris Michael Fallon.
Melansir Jpost, Minggu (14/12/2014), Fallon menyatakan pengiriman pasukan tersebut akan berlangsung pada awal tahun depan. Menurutnya, pelatihan militer sangat dibutuhkan oleh pasukan Irak untuk memerangi ISIS, mengingat ISIS saat ini sudah merubah metode bertempur yang sulit untuk dilawan dengan menggunakan serangan udara.
“ISIS saat ini memfokuskan diri di beberapa kota dan desa-desa yang sulit untuk diserang dari udara. Serangan melalui darat harus dilakukan untuk mengalahkan ISIS, dan hanya terntara Irak dan Kurdi yang bisa melakukannya,” Fallon menambahkan.
Pengiriman ini sendiri dilakukan di tengah rencana pemerintah Irak untuk melakukan serangan darat besar-besaran terhadap ISIS. Irak menargetkan kota Mosul, yang dinilai sebagai pusat perkembangan dan pemerintahan ISIS sebagai target pertama.
(esn)