Istana Kepresidenan Baru Turki Memiliki 1.150 Kamar

Minggu, 07 Desember 2014 - 17:24 WIB
Istana Kepresidenan...
Istana Kepresidenan Baru Turki Memiliki 1.150 Kamar
A A A
ISTANBUL - Turki, sebuah negara kaya yang terletak di antara dua benua, Asia dan Eropa, dikabarkan telah merampungkan istana kepresidenan mereka yang baru. Istana megah ini pada awalnya dikabarkan memiliki 1.000 kamar. Namun, hal itu dibantah oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Melansir Al Arabiya, Minggu (7/12/2014), Erdogan menyatakan, istana tersebut tidak memiliki 1.000 kamar, melainkan 1.150 kamar. Menurutnya, tidak ada yang boleh mengurangi nilai sebuah karya yang menjadi kebanggan Turki itu.

“Kalian tidak bisa menyederhanakan sebuah hal. Itu berhubungan dengan kebanggaan negara,” ucap Erdogan saat berbicara di hadapan forum bisnis di Istanbul. “Saya beritahu Anda, istana ini memiliki 1.150 kamar, dan bukan 1.000 seperti yang selama ini dibicarakan,” imbuhnya.

Istana Presiden yang dibangun di pinggrian kota Ankara itu menghabiskan dana sekitar USD 615 juta. Istana ini memiliki ukuran setidaknya 30 kali lebih besar dari ukuran Gedung Putih, yang menjadi rumah dan juga kantor bagi Presiden Amerika Serikat Barack Obama.

Erdogan menegaskan, pembangunan istana ini semata-semata untuk kepentingan negara, dan bukan kepentingan dirinya. “Kami ingin membangun sebuah karya seni, dimana orang-orang dari generasi mendatang masih akan mengingat bahwa istana ini adalah awal dari sebuah era yang baru di Turki,” ungkapnya.

Pembangunan istana ini sendiri sebenarnya mendapat kecaman keras dari pihak oposisi di Turki, yang menyebutnya sebagai pemborosan. Pihak oposisi juga menyebut Erdogan sebagai seorang pemimpin yang otoriter dengan memaksakan pembangunan istana tersebut.
(esn)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
1 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
5 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
6 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
7 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
8 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
9 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved