Kehadiran NATO di Eropa Utara Membawa Pengaruh Buruk
Senin, 01 Desember 2014 - 22:33 WIB
Kehadiran NATO di Eropa Utara Membawa Pengaruh Buruk
A
A
A
MOSKOW - Pemerintah Rusia menuding kehadiran NATO di wilayah Eropa utara dan Baltik membawa pengaruh buruk pada stabilitas negara di kawasan tersebut.
"Apa yang Komando Sekutu Eropa NATO, Philip Breedlove, dan yang lainnya lakukan? Mereka mencoba mengguncang wilayah paling stabil di dunia, yakni wilayah Eropa Utara," ucap Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Alexei Meshkov.
Melansir Reuters, Senin (1/12/2014), latihan perang tidak berujung yang dilakukan oleh NATO dan sekutunya, dinilai Meshkov sebagai salah satu faktor yang membuat stabilitas di Eropa utara kian hari kian menurun.
“Latihan militer tidak berujung, pergerakan pesawat militer yang bisa saja membawa senjata nuklir ke negara-negara Baltik, memberi pengaruh negatif terhadap wilayah itu,” ucapnya.
Dirinya menegaskan, pemerintah Rusia akan bertindak jika apa yang dilakukan NATO di wilayah tersebut dapat membahayakan warga mereka. “Kami akan mengambil setiap langkah yang diperlukan untuk menjaga keamanan warga Rusia, tidak peduli dimanapun mereka berada,” tegasnya.
NATO sendiri memang terus meningkatkan jumlah personel dan peralatan militer mereka di wilayah Eropa utara dan negara Baltik, terutama yang berbatasan dengan Rusia. NATO beralasan, distribusi pasukan dan alat miliiter ini atas permintaan negara di wilayah tersebut.
"Apa yang Komando Sekutu Eropa NATO, Philip Breedlove, dan yang lainnya lakukan? Mereka mencoba mengguncang wilayah paling stabil di dunia, yakni wilayah Eropa Utara," ucap Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Alexei Meshkov.
Melansir Reuters, Senin (1/12/2014), latihan perang tidak berujung yang dilakukan oleh NATO dan sekutunya, dinilai Meshkov sebagai salah satu faktor yang membuat stabilitas di Eropa utara kian hari kian menurun.
“Latihan militer tidak berujung, pergerakan pesawat militer yang bisa saja membawa senjata nuklir ke negara-negara Baltik, memberi pengaruh negatif terhadap wilayah itu,” ucapnya.
Dirinya menegaskan, pemerintah Rusia akan bertindak jika apa yang dilakukan NATO di wilayah tersebut dapat membahayakan warga mereka. “Kami akan mengambil setiap langkah yang diperlukan untuk menjaga keamanan warga Rusia, tidak peduli dimanapun mereka berada,” tegasnya.
NATO sendiri memang terus meningkatkan jumlah personel dan peralatan militer mereka di wilayah Eropa utara dan negara Baltik, terutama yang berbatasan dengan Rusia. NATO beralasan, distribusi pasukan dan alat miliiter ini atas permintaan negara di wilayah tersebut.
(esn)