Kata Obama, Rusuh di Ferguson Tanda Peradilan Bermasalah

Rabu, 26 November 2014 - 09:48 WIB
Kata Obama, Rusuh di...
Kata Obama, Rusuh di Ferguson Tanda Peradilan Bermasalah
A A A
FERGUSON - Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, menyatakan kerusuhan di Ferguson menjadi sinyal bahwa ada masalah dalam peradilan. Obama menyalahkan keputusan jaksa di Ferguson yang memicu kerusuhan hebat.

“Keputusan jaksa telah mengganggu banyak orang,” kata Obama. Kerusuhan hebat di Ferguson dipicu keputusan jaksa yang tidak mendakwa polisi kulit putih, Darren Wilson, penembak mati remaja kulit hitam, Michael Brown, 18. (Baca: Rusuh di Ferguson Telan Korban, 700 Tentara AS Dikerahkan)

Keputusan jaksa itu memicu amarah ratusan pendukung Brown, yang rata-rata warga kulit hitam di AS. Penembakan pada Agustus 2014 itu, sudah memicu sentimen rasial di AS. Warga kulit hitam di negara itu, menganggap kasus di Ferguson sebagai bentuk diskriminasi terhadap warga kulit hitam.

Obama melanjutkan, pelampiasan rasa frustrasi oleh massa di jalan-jalan di seluruh negara, menjadi bentuk frustasi terhadap sistem peradilan yang memiliki masalah yang mengakar secara mendalam. (Baca juga: Ferguson Membara, Obama Minta Semua Pihak Tenang)

“Jika bagian dari komunitas Amerika tidak merasa disambut atau diperlakukan dengan adil, maka itu menempatkan kita semua dalam risiko,” kata Obama yang menyiratkan dukungan untuk remaja kulit hitam itu.

“Tetapi kemarahan yang dihasilkan, tidak hanya jadi masalah bagi Ferguson, tapi merupakan masalah bagi Amerika,” lanjut Obama.

“Tidak ada manfaat dari tindakan destruktif. Bagi mereka yang berpikir apa yang terjadi di Ferguson adalah alasan untuk kekerasan, saya tidak punya simpati untuk itu,” imbuh Obama, seperti dikutip Reuters, Rabu (26/11/2014).
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
1 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
2 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
3 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
4 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
5 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
6 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved