Jelang G-20, Empat Kapal Perang Rusia Dekati Australia

Rabu, 12 November 2014 - 16:56 WIB
Jelang G-20, Empat Kapal...
Jelang G-20, Empat Kapal Perang Rusia Dekati Australia
A A A
CANBERRA - Sebanyak empat kapal perang Rusia yang berlayar di perairan internasional telah mendekati wilayah utara Australia. Aksi itu terjadi menjelang pertemuan G-20 di Australia pada pekan ini.

Kementerian Pertahanan Australia pada Rabu (12/11/2014) mengonfirmasi, bahwa mereka memantau kapal-kapal perang Rusia yang mendekati wilayah Bougainville, Papua Nugini pada hari ini.
Stasiun berita Channel 7 dalam laporannya menyatakan, kapal perang Rusia sudah tampak menuju Australia.”Dalam aksi menunjukkan kekuatan,” bunyi laporan media Australia itu.
Ada empat kapal Rusia yang kini mulai mendekati wilayah Australia. US Naval Institute menyebut manuver kapal-kapal perang Rusia itu sebagai "pertunjukan langka”.
Kementerian Pertahanan Australia, dalam sebuah pernyataan memberikan konfirmasi terkait manuver empat kapal perang Rusia itu.”Sesuai dengan hukum internasional, Kementerian Pertahanan telah memantau kapal Rusia,” bunyi pernyataan kementerian itu.
“Secara teratur patroli dan pengawasan maritim terus dilakukan. Pergerakan kapal ini sepenuhnya konsisten dengan ketentuan hukum internasional, di mana kapal militer bebas melakukan navigasi di perairan internasional,” lanjut pernyataan tersebut.
(mas)
Berita Terkait
Australia Putus Sewa...
Australia Putus Sewa Kedutaan Besar Rusia
Diplomat Rusia Nekat...
Diplomat Rusia Nekat Duduki Situs Kedutaan yang Ditolak Australia
Bola Api yang Melintas...
Bola Api yang Melintas di Langit Australia Disebut Roket Buatan Rusia
Alasan Keamanan, Australia...
Alasan Keamanan, Australia Blokir Rusia Bangun Kedutaan Dekat Parlemen
Australia Evakuasi Kedubes...
Australia Evakuasi Kedubes di Kiev, Desak China Bersikap Soal Krisis Ukraina
Australia Larang Ekspor...
Australia Larang Ekspor Alumina ke Rusia, Moskow Bakal Kelimpungan?
Berita Terkini
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
36 menit yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
1 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
3 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
3 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
4 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
5 jam yang lalu
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved