Pembelot: Sesama Militan ISIS Saling Bunuh

Sabtu, 08 November 2014 - 14:21 WIB
Pembelot: Sesama Militan...
Pembelot: Sesama Militan ISIS Saling Bunuh
A A A
RAQA - Seorang pembelot ISIS mengungkap aksi tak wajar dan kejam para militan kelompok itu. Menurutnya, para militan ISIS kerap menghabiskan waktu untuk saling membunuh layaknya membunuh para musuh.

Pembelot kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang buka mulut itu adalah Abu Almuthanna, 27. Dia berhasil melarikan diri ke perbatasan Turki dan terancam dibunuh militan ISIS.

Semula Almuthana adalah bagian dari pasukan pemberontak Suriah. Dia sudah menghabiskan waktu tiga tahun untuk berperang melawan pasukan rezim Presiden Bashar al-Assad.

Dia kemudian bergabung dengan kelompok al-Nusra dan akhirnya dia dipaksa untuk bergabung dengan ISIS. Sebab, kelompok al-Nusra dikalahkan kelompok pimpinan Abu Bakar al-Baghdadi itu.

Selama bergabung dengan ISIS, dia mengakui bahwa militan kelompok itu secara teratur mengeksekusi perempuan tak bersalah dan anak-anak. Selama bergabung dengan ISIS, dia dibayar US$150 per bulan dengan kewajiban mematuhi aturan ketat. Jika melanggar, dia akan dihukum mati.

Kepda Fox News, Almuthana mengaku tidak masalah ketika membunuh kelompok minoritas di Irak dan Suriah, seperti kelompok Kristen, Kurdi dan Yazidi. Namun, dia mulai tidak nyaman setelah para militan ISIS saling menyerang satu sama lain serta keluarga mereka.

Almuthanna pernah dipenjara oleh rezim Assad pada tahun 2012 selama 10 bulan. Di penjara itu, dia juga rutin disiksa. Setelah dibebaskan, ia bergabung dengan Tentara Pembebasan Suriah. Kemudian, ia bergabung dengan al-Nusra dan akhirnya dipaksa gabung dengan ISIS.

“Saya sangat senang untuk pindah ke ISIS. Mereka memiliki sebagian besar uang dan senjata terbaik,”katanya yang dilansir Daily Mail, semalam.

Selama menjadi militan ISIS, dia menjalin kontak dengan para militan asing asal Prancis dan Inggris yang sama-sama kejam.

“Pada suatu hari, mereka bercanda tentang pemenggalan kepala orang dan membuat uang tebusan kepada musuh,” ujar Almuthana. Dia sudah 14 bulan bergabung dengan ISIS dan telah bertempur di Raqqa dan Deir ez Sor.
(mas)
Berita Terkait
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
Pemberontak Gelar Serangan...
Pemberontak Gelar Serangan Kejutan Skala Besar di Suriah
ISIS Dituding Curi Ribuan...
ISIS Dituding Curi Ribuan Domba di Suriah untuk Membiayai Sel-sel Teror
Reaksi terhadap Transisi...
Reaksi terhadap Transisi Suriah dan Kekhawatiran Kembalinya ISIS
ISIS Sergap Konvoi Pasukan...
ISIS Sergap Konvoi Pasukan Rezim Suriah, 26 Orang Tewas
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Berita Terkini
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
25 menit yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
37 menit yang lalu
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
1 jam yang lalu
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
2 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
3 jam yang lalu
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
3 jam yang lalu
Infografis
Militer Israel dan Hizbullah...
Militer Israel dan Hizbullah Lebanon kembali Saling Serang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved