ICC tak Selidiki Kejahatan Israel atas Tragedi Mavi Marmara

Kamis, 06 November 2014 - 11:46 WIB
ICC tak Selidiki Kejahatan...
ICC tak Selidiki Kejahatan Israel atas Tragedi Mavi Marmara
A A A
DEN HAAG - ICC atau Mahkamah Kriminal Internasional memutuskan untuk tidak menyelidiki kejahatan Israel dalam tragedi serangan tentara Israel terhadap kapal Mavi Marmara Turki.

Padahal, dasar untuk menyelidiki kejahatan Israel sudah dianggap cukup. Tragedi Mavi Marmara terjadi tahun 2010 lalu, di mana kapal para aktivis kemanusiaan itu menerobos blokade Israel menuju Gaza demi menyalurkan bantuan.

Setidaknya, sembilan aktivis tewas termasuk delapan aktivis asal Turki akibat ditembak pasukan pertahanan Israel atau IDF pada 31 Mei 2010. ICC berdalih, kejahatan yang dituduhkan terhadap Israel “bukan kejahatan yang cukup berat untuk dibawa ke pengadilan ICC.”

Gugatan terhadap Israel diajukan di Den Haag pada Mei 2013 atas nama Yayasan Bantuan Kemanusiaan Turki (IHH) dan keluarga korban, dengan otorisasi dari Kepulauan Komoro, di mana kapal Mavi Marmara diserang.

”Bukti dari agresi Israel telah disampaikan kepada pengadilan. Para terdakwa termasuk pejabat Israel yang terlibat dalam serangan itu, seperti perdana menteri Israel, menteri pertahanan dan kepala staf militer Israel,” kata Ramazan Arıtürk, seorang pengacara para korban tragedi Mavi Marmara, kepada wartawan, seperti dikutip Russia Today, Kamis (6/11/2014).

Pengadilan ICC pada Maret 2014 mengambil petisi dan mengumumkan akan meluncurkan penyelidikan atas kasus itu. Namun, setelah meninjau permohonan atau gugatan, ICC menemukan bahwa bukti atau dasar gugatan terhadap kejahatan tentara Israel tidak cukup untuk dibawah yurisdiksi pengadilan.

Pengacara Israel, Nick Kaufman,mengklaim bahwa kapal Mavi Marmara sengaja dimanfaatkan untuk melawan Israel di ICC. Penolakan itu memicu spekulasi bahwa Israel memiliki status khusus di ICC sehingga gugatan kejahatan perang ditolak.
(mas)
Berita Terkait
Turki: Rencana Israel...
Turki: Rencana Israel Caplok Wilayah Palestina akan Timbulkan Krisis Lanjutan
Turki: Langkah Ekspansionis...
Turki: Langkah Ekspansionis Israel Melanggar Hukum Internasional
Tutup Akses Bea Cukai,...
Tutup Akses Bea Cukai, Turki Hentikan Perdagangan dengan Israel
Israel Desak Turki Tutup...
Israel Desak Turki Tutup Kantor Hamas sebagai Syarat Perbaikan Hubungan
Erdogan: Dunia Islam...
Erdogan: Dunia Islam Harus Bersatu Melawan Serangan Israel!
7 Negara NATO yang Mendukung...
7 Negara NATO yang Mendukung Palestina, Salah Satunya Mayoritas Islam
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
7 jam yang lalu
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
9 jam yang lalu
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
10 jam yang lalu
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
11 jam yang lalu
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
12 jam yang lalu
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
14 jam yang lalu
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved