Turki: Rencana Israel Caplok Wilayah Palestina akan Timbulkan Krisis Lanjutan

Minggu, 17 Mei 2020 - 19:01 WIB
loading...
Turki: Rencana Israel...
Ankara memperingatkan bahwa kebijakan yang dikecam secara luas seperti itu akan mengarah pada lebih banyak konflik dan eskalasi. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Turki mengecam rencana Israel untuk mengeksasi wilayah Tepi Barat, Palestina . Ankara memperingatkan bahwa kebijakan yang dikecam secara luas seperti itu akan mengarah pada lebih banyak konflik dan eskalasi.

Juru bicara kepresidenan Turki, Ibrahim Kalin mengatakan bahwa rezim Tel Aviv harus menghentikan kampanye ilegal. Dia lalu menyerukan masyarakat internasional untuk menghentikan kerusakan yang dibuat oleh Israel.

"Kebijakan pendudukan dan aneksasi Israel adalah undangan untuk lebih banyak konflik dan eskalasi. Israel harus menghentikan kegiatan ilegal dan dunia harus menghentikan vandalisme modern ini," ucap Kalin.

"Turki dan semua orang dengan rasa keadilan akan mendukung orang-orang Palestina," sambungnya dalam sebuah pernyataan di akun Twitternya, seperti dilansir PressTV pada Minggu (17/5/2020).

Aneksasi itu datang sebagai bagian dari apa yang disebut rencana Kesepakatan Abad Ini bentukan Amerika Serikat (AS), yang diumumkan pada 28 Januari. Rencana tersebut menyatakan pembentukan negara Palestina dalam bentuk kepulauan yang dihubungkan oleh jembatan dan terowongan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Adara Ajak Masyarakat...
Adara Ajak Masyarakat Berkarya untuk Al-Aqsa dan Palestina melalui Art & Craft for Palestine
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
Ken Bates Mantan Bos...
Ken Bates Mantan Bos Chelsea Meninggal di Usia 94 Tahun, Pernah Beli The Blues Seharga 1 Pound Sterling
Rekomendasi
Festival Dessert Terbesar...
Festival Dessert Terbesar Siap Maniskan Jakarta selama Tiga Pekan
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
28 Perguruan Tinggi...
28 Perguruan Tinggi Malaysia Buka Peluang Studi bagi Mahasiswa Indonesia
Berita Terkini
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Tolak Rencana Israel Menyerang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved