Heboh Video ISIS Jual Beli Gadis Yazidi

Senin, 03 November 2014 - 19:09 WIB
Heboh Video ISIS Jual...
Heboh Video ISIS Jual Beli Gadis Yazidi
A A A
SINJAR - Sebuah video membuat heboh masyarakat dunia, karena berisi transaksi jual beli gadis Yazidi oleh para militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Transaksi itu terjadi di Pasar Budak, di Sinjar utara, Irak.

Dalam video tersebut, tampak para militan ISIS tertawa terbahak-bahak saat membahas transaksi juali beli gadis Yazidi.

Para gadis Yazidi sebelumnya dilaporkan diculik para militan ISIS untuk dijadikan budak, setelah kelompok radikal itu menyerbu desa-desa mereka di Sinjar. (Lihat: video transaksi jual beli gadis Yazidi )

Dalam video yang telah diunggah di YouTube, beberapa militan ISIS tampak bernegosiasi untuk pembelian gadis-gadis Yazidi berusia sekitar 15 tahun. Mereka menjual gadis-gadis itu dengan imbalan uang atau senjata.

”Hari ini adalah hari pasar budak,” kata seorang pria dalam video yang telah diterjemahkan dalam bahasa Inggris oleh stasiun televisi Al Aan.

”Hari ini adalah hari budak dan kita harus memilikinya,” kata militan ISIS lainnya.”Di mana gadis Yazidi saya?" ujar militan itu berulang kali dan menatap kamera dengan senyum menyeringai.

Masih menurut video itu, beberapa militan tampak mengeluarkan tiga sampai lima lembar uang kertas, yang masing-masing tampak senilai US$ 100. ”Harganya berbeda jika dia memiliki mata biru,” ucap seorang militan yang diduga sebagai pembeli gadis Yazidi, seperti dikutip IB Times, Senin (3/11/2014).

”Saya akan menjual dia untuk mendapatkan Glock (pistol),” jawab seseorang yang diduga penjual gadis itu. ”Jika dia berusia 15 tahun, saya harus memeriksa dia, periksa giginya,” kata militan lainnya.

Menurut laporan stasiun televisi Al Aan, video itu direkam di suatu sebuah tempat di Mosul, wilayah yang dikuasai ISIS pada Juni 2014 lalu.

Video ini tidak dapat diverifikasi secara independen, namun para keluarga suku Yazidi yang selamat dari ancaman ISIS pernah mengungkap gadis-gadis dari suku mereka diculik untuk dijadikan budak .
(mas)
Berita Terkait
Enam Tahun Pasca Serangan...
Enam Tahun Pasca Serangan ISIS, Nasib Kaum Yazidi Masih Belum Jelas
Irak Setop Tayangan...
Irak Setop Tayangan Prank Berbau Aksi Teror
Bom Sepeda Motor Tewaskan...
Bom Sepeda Motor Tewaskan 4 Orang di Irak, Diduga Dilakukan ISIS
ISIS Masih Kuat, NATO...
ISIS Masih Kuat, NATO akan Kirim 3.500 Pasukan Tambahan ke Irak
Warga Irak Sambut Paus...
Warga Irak Sambut Paus Fransiskus di Bekas Pertahanan ISIS
Pernah Jajah Irak, George...
Pernah Jajah Irak, George Bush Akui Tak Tahu Banyak Urusan Internasional
Berita Terkini
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
1 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
2 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
3 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
4 jam yang lalu
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
4 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved