Sekjen PBB Usulkan Kabinet Persatuan di Libya

Minggu, 12 Oktober 2014 - 13:40 WIB
Sekjen PBB Usulkan Kabinet...
Sekjen PBB Usulkan Kabinet Persatuan di Libya
A A A
TRIPOLI - Sekjen Perserikatan Bangsa Bangsa Ban Ki-Moon pada kunjungan mendadak ke Libya mendesak faksi-faksi untuk mengakhiri gejolak yang mencengkeram negara Afrika Utara itu dengan cara membentuk kabinet persatuan nasional.

"Biarkan saya memperjelas, jika konfrontasi kekerasan tidak segera dihentikan, jika perdamaian tidak dikembalikan, kemakmuran dan kehidupan yang lebih baik akan menjadi mimpi yang jauh," kata Ban Ki-Moon kepada para anggota parlemen Libya, Minggu (12/10/2014).

Sejak Moamer Gaddafi digulingkan pada 2011, situasi di seluruh Libya dibanjiri persaingan senjata dan milisi antarkelompok. Lembaga perwakilan rakyat pun lumpuh dan pecah menjadi beberapa kelompok yang saling bersaing.

Ki-Moon pun mendesak pembentukan kabinet persatuan nasional. "Tidak ada alternatif untuk dialog," kata Ki-Moon menjelang pertemuan dengan anggota parlemen yang bersaingan, juga dihadiri oleh kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Menteri Luar Negeri Italia Federica Mogherini, serta utusan dari Inggris, Perancis dan Malta.

Kepala misi PBB di Libya, Bernardino Leon berhasil membawa faksi- faksi yang bersaingan bersama untuk pembicaraan di kota Ghadames pada 29 September lalu.

"Saya di sini untuk mendukung proses yang dimulai di Ghadames," imbuh Ki-Moon.
Parlemen Libya, yang dipilih Juni lalu diakui oleh masyarakat internasional, tetapi diperebutkan oleh milisi yang mengendalikan sebagian besar Tripoli dan oleh kelompok Islamis yang menguasai banyak kota timur Benghazi.
(esn)
Berita Terkait
Delapan Kuburan Massal...
Delapan Kuburan Massal Ditemukan di Libya, PBB Serukan Penyelidikan
Mengapa Bencana Banjir...
Mengapa Bencana Banjir di Libya seperti Tsunami?
Satelit Rekam Badai...
Satelit Rekam Badai Mediterania yang Langka Penyebab Banjir Libya
6 Fakta Banjir Mengerikan...
6 Fakta Banjir Mengerikan Libya: 6.000 Orang Tewas, Mayat-mayat Berserakan
Melonjak Tajam, Korban...
Melonjak Tajam, Korban Tewas Banjir Libya Tembus 11.300 Jiwa
Ahli Sebut Intervensi...
Ahli Sebut Intervensi NATO ke Libya Penyebab Banjir Bandang
Berita Terkini
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
1 jam yang lalu
Houthi Resmi Kobarkan...
Houthi Resmi Kobarkan Perang Melawan Arab Saudi, Ini Alasan Utamanya
2 jam yang lalu
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
4 jam yang lalu
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
5 jam yang lalu
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
9 jam yang lalu
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved