Biden Sampaikan Permintaan Maaf Pada UEA

Senin, 06 Oktober 2014 - 17:42 WIB
Biden Sampaikan Permintaan...
Biden Sampaikan Permintaan Maaf Pada UEA
A A A
WASHINGTON - Wakil Presiden (Wapres) Amerika Serikat (AS), Joe Biden kembali harus mengklarifikasi pernyataannya terkait kemunculan ISIS. Biden menyatakan, negara-negara sekutu AS di Timur Tengah seperti Turki dan Uni Emirat Arab (UEA) menjadi penyebab munculnya ISIS.

Melansir Al Jazeera, Senin (6/10/2014), setelah meminta maaf kepada pemerintah Turki, kini Biden harus menyatakan permintaan maaf kepada pihak UEA. Melalui sambungan telepon, Biden meminta maaf secara langsung kepada putra mahkota kerajaan UEA, Sheikh Mohammed bin Zayed Al-Nahyan.

"Dalam panggilan telepon, Biden menawarkan permintaan maafnya kepada UAE atas pernyataannya baru-baru ini yang seperti merujuk bahwa UEA telah mendukung pertumbuhan beberapa organisasi teroris di kawasan Timur Tengah," tuis kantor berita UEA, WAM.

Sementara itu pihak Biden melalui sebuah pernyataan membenarkan adanya panggilan telepon tersebut, dan menyatakan Biden sudah mengklarifikasi pernyataannya. “Wapres sudah menjelaskan menyenai pernyataannya baru-baru ini kepada pihak UEA,” ungkap pernyataan tersebut.

“Dirinya tidak bermaksud menyiratkan bahwa UEA telah memberikan dukungan dan memfasilitasi beberapa organisasi teror seperti ISIS, al-Qaeda, atau al-Nusra di Suriah,” pernyataan tersebut menambahkan.

"Wapres mencatat, UEA adalah negara yang paling serius mendukung operasi pemberantasan terorisme di kawansan Timur Tengah dan Wapres menyatakan terima kasih atas partisipasi mereka dalam operasi militer melawan ISIS yang saat ini sedang berlangsung,” imbuhnya.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
37 menit yang lalu
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
1 jam yang lalu
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
4 jam yang lalu
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
7 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
8 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
9 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved