Kerry Desak Korut Tutup Kamp Kerja Paksa

Rabu, 24 September 2014 - 15:03 WIB
Kerry Desak Korut Tutup...
Kerry Desak Korut Tutup Kamp Kerja Paksa
A A A
NEW YORK - Dalam pertemuan dengan beberapa Menteri Luar Negeri di New York, Amerika Serikat (AS), Menteri Luar Negeri AS tidak segan-segan mengecam Korea Utara (Korut) karena melakukan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Kerry juga mendesak Korut untuk menutup kamp-kamp kerja paksa mereka.

Melansir VOA, Rabu (24/9/2014), Kerry menekankan kepada masyarakat internasional bahwa saat ini dunia internasional sudah tidak bisa lagi mengabaikan situasi di Korut. Komisi PBB untuk Penyelidikan HAM di Korea Utara (COI), menemukan banyak sekali pelanggaran HAM yang sudah dilakukan oleh Korut.

“Jadi kita akan mengatakan kepada pemerintah Korut, bahwa kita semua yang ada disini mendesak mereka untuk segera menutup kamp-kamp kerja paksa milik mereka,” ucap Kerry. “Korut harus menutup sistem yang mengerikan ini,” lanjutnya.

Komisaris Tinggi PBB baru untuk HAM, Pangeran Zeid Al-Hussein mengatakan hasil penyelidikan COI ini akan membawa perubahan yang signifikan bagi sikap dunia internasional terhadap Korut. Ia mendesak semua negara anggota PBB untuk menekan akuntabilitas atas agresor hak asasi manusia di Korea Utara.

Dalam pertemuan itu juga hadir Shin Dong Hyuk, yang lahir di Camp 14 di wilayah Gulad di Korut. Hyuk mengaku menyaksikan sendiri eksekusi mati di hadapan publik terhadap ibu dan saudaranya. “Saya sungguh memohon kepada kalian semua, tolong selamatkan saudara-saudara saya yang menderita di Korut,” ucapnya.

Sementara itu, Korut sendiri selalu membantah setiap laporan yang dikeluarkan oleh PBB. Korut menyebut laporan tersebut penuh dengan tipu muslihat, dan telah dipolitisasi.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
21 menit yang lalu
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
53 menit yang lalu
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
1 jam yang lalu
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
9 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
11 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
11 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved