Kanibal AS Ini Dituduh Makan Otak dan Jantung Wanita
Selasa, 16 September 2014 - 10:32 WIB
Kanibal AS Ini Dituduh Makan Otak dan Jantung Wanita
A
A
A
INDIANA - Seorang pembunuh yang dikenal kanibal di Amerika Serikat (AS) dituduh memakan otak, jantung dan paru-paru wanita yang dia tikam hingga tewas.
Joseph Oberhansley, disebut petugas kepolisian telah melakukan pembunuhan mengerikan terhadap Tammy Jo Blanton, pekan lalu.
Menurut polisi, petugas menerima laporan untuk datang ke rumah seorang wanita bernama Tammy Jo Blanton di Jeffersonville pada pukul 03.00 pada Kamis lalu. Si pelapor mengatakan, bahwa Oberhansley sudah ada luar rumah korban dan terus mencoba untuk masuk.
Kantor Jaksa Clark County, mengatakan petugas menggerebek rumah Oberhansley, dan menemukannya bersembunyi di dalam rumah tersebut.
Setelah menangkap Oberhansley, petugas menemukan tubuh Tammy Jo Blanton di dalam bak mandi dalam kondisi tak bernyawa. Tenggorokan korban putus.
“Dia (Oberhansley) mengaku memasak bagian otak korban dan memakannya, bagian jantung dan paru-paru korban (juga dimakan),” bunyi laporan kantor jaksa, seperti dikutip news.com.au, Selasa (16/9/2014).
Sebelum kasus ini muncul, Oberhansley pernah dipenjara dan dibebaskan bersyarat karena membunuh pacarnya yang berusia 17 tahun. Pria AS ini juga menembak ibunya di dekat Salt Lake City pada tahun 1998.
Joseph Oberhansley, disebut petugas kepolisian telah melakukan pembunuhan mengerikan terhadap Tammy Jo Blanton, pekan lalu.
Menurut polisi, petugas menerima laporan untuk datang ke rumah seorang wanita bernama Tammy Jo Blanton di Jeffersonville pada pukul 03.00 pada Kamis lalu. Si pelapor mengatakan, bahwa Oberhansley sudah ada luar rumah korban dan terus mencoba untuk masuk.
Kantor Jaksa Clark County, mengatakan petugas menggerebek rumah Oberhansley, dan menemukannya bersembunyi di dalam rumah tersebut.
Setelah menangkap Oberhansley, petugas menemukan tubuh Tammy Jo Blanton di dalam bak mandi dalam kondisi tak bernyawa. Tenggorokan korban putus.
“Dia (Oberhansley) mengaku memasak bagian otak korban dan memakannya, bagian jantung dan paru-paru korban (juga dimakan),” bunyi laporan kantor jaksa, seperti dikutip news.com.au, Selasa (16/9/2014).
Sebelum kasus ini muncul, Oberhansley pernah dipenjara dan dibebaskan bersyarat karena membunuh pacarnya yang berusia 17 tahun. Pria AS ini juga menembak ibunya di dekat Salt Lake City pada tahun 1998.
(mas)