Obama: Gempur ISIS di Mana Pun Berada
Kamis, 11 September 2014 - 08:27 WIB
Obama: Gempur ISIS di Mana Pun Berada
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, menyampaikan, rencananya terkait aksi militer AS untuk menggempuar kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di mana pun mereka berada.
Namun, Obama mengklaim serangan terhadap kelompok ISIS tidak akan melibatkan pasukan tempur seperti ketika AS terlibat perang di negara lain. (Baca: Obama Janji Beberkan Jurus Lawan ISIS)
“Militer akan mendorong dan mengobarkan upaya tak kenal lelah untuk menggempur (ISIS) di mana pun mereka berada, dengan menggunakan kekuatan serangan udara kami dan dukungan kami untuk pasukan sekutu kami di lapangan,” kata Obama, seperti dikutip Reuters.
Obama telah bersumpah untuk menumpas kelompok yang dipimpin Abu Bakar al-Baghdadi itu, terutama sejak algojo ISIS memenggal dua jurnalis AS, James Foley dan Steven Sotloff.
Sebelum menyampaikan rencananya untuk menggempur ISIS, pemerintahann Obama berencana menggelontorkan bantuan dana hingga US$ 25 juta dolar. Bantuan itu akan disalurkan kepada pemerintah baru Irak, termasuk pemerintah daerah Kurdistan untuk mendukung perang melawan ISIS.
Sementara itu, parlemen AS, pada Kamis (11/9/2014) berencana untuk membahas bantuan militer AS terhadap pasukan asing yang berperang melawan ISIS. Bantuan itu dalam bentuk pelatihan dan senjata.
Namun, Obama mengklaim serangan terhadap kelompok ISIS tidak akan melibatkan pasukan tempur seperti ketika AS terlibat perang di negara lain. (Baca: Obama Janji Beberkan Jurus Lawan ISIS)
“Militer akan mendorong dan mengobarkan upaya tak kenal lelah untuk menggempur (ISIS) di mana pun mereka berada, dengan menggunakan kekuatan serangan udara kami dan dukungan kami untuk pasukan sekutu kami di lapangan,” kata Obama, seperti dikutip Reuters.
Obama telah bersumpah untuk menumpas kelompok yang dipimpin Abu Bakar al-Baghdadi itu, terutama sejak algojo ISIS memenggal dua jurnalis AS, James Foley dan Steven Sotloff.
Sebelum menyampaikan rencananya untuk menggempur ISIS, pemerintahann Obama berencana menggelontorkan bantuan dana hingga US$ 25 juta dolar. Bantuan itu akan disalurkan kepada pemerintah baru Irak, termasuk pemerintah daerah Kurdistan untuk mendukung perang melawan ISIS.
Sementara itu, parlemen AS, pada Kamis (11/9/2014) berencana untuk membahas bantuan militer AS terhadap pasukan asing yang berperang melawan ISIS. Bantuan itu dalam bentuk pelatihan dan senjata.
(mas)