Jepang Berharap Gencatan Senjata di Ukraina Bisa Abadi

Senin, 08 September 2014 - 16:44 WIB
Jepang Berharap Gencatan...
Jepang Berharap Gencatan Senjata di Ukraina Bisa Abadi
A A A
TOKYO - Tercapainya perjanjian gencatan senjata di Ukraina timur beberapa waktu lalu mendapatkan apresiasi dari banyak pihak. Salah satu pihak yang turut mengapresiasinya adalah negara raksasa Asia, Jepang.

Melansir Itar-tas, Senin (8/9/2014), Negeri Matahari Terbit itu menaruh harapan besar bahwa gencatan senjata ini bisa berlangsung selamanya. Banyak pihak menganggap proses gencatan senjata di Ukraina timur merupakan titik awal perdamaian sebenarnya di wilayah itu.

“Pemerintah Jepang sangat berharap gencatan senjata di Ukraina yang ditandatangani di Minsk, dapat berjalan untuk jangka waktu yang panjang,” ucap Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga, dalam sebuah pernyataan.

Sama seperi pemerintah di Donestk dan Lugansk, Jepang juga mengharapkan adanya tim pemantau independen untuk mengawasi jalannya proses gencatan senjata. “Gencatan senjata ini perlu pemantauan lebih lanjut,” kata Suga.

Di kesempatan yang sama, Suga juga menyatakan, saat ini pihaknya sedang mempertimbangkan sanksi lanjutan kepada Rusia terkait krisis di Ukraina. Dirinya menyatakan, Jepang sedang berkoordinasi dengan Uni Eropa (UE) untuk menentukan jenis sanksi yang akan dijatuhkan
(esn)
Berita Terkait
Banyak Warga Tertimbun...
Banyak Warga Tertimbun Reruntuhan, Korban Tewas Akibat Gempa Jepang Terus Bertambah
Rekomendasi Tempat Wisata...
Rekomendasi Tempat Wisata di Jepang bagi Wisatawan Indonesia
Dahsyatnya Gempa Merobek...
Dahsyatnya Gempa 'Merobek' Jalanan di Anamizu Jepang
6 Fakta Unik Onigiri,...
6 Fakta Unik Onigiri, dari Makanan Jiwa hingga Simbol Terima Kasih
Pekerja Asing Jadi Ancaman,...
Pekerja Asing Jadi Ancaman, 3 Alasan Jepang Bentuk Satuan Tugas untuk Utamakan Warga Lokal
8 Kesalahpahaman tentang...
8 Kesalahpahaman tentang Jepang, dari Teknologi hingga Sushi
Berita Terkini
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
35 menit yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
1 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
2 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
3 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
4 jam yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved