Obama Pertanyakan Kebijakan Militerisasi Polisi
Minggu, 24 Agustus 2014 - 15:35 WIB
Obama Pertanyakan Kebijakan Militerisasi Polisi
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, mulai mempertanyakan kebijakan militerisasi polisi paska insiden Ferguson. Obama bahkan meminta penyelidikan atas penggunaan alat-alat militer yang digunakan polisi.
Melansir Itar-tas, Minggu (24/8/2014), militerisasi polisi sejatinya mulai diberlakukan paska insiden 9/11. Dalam kebijakan tersebut, pihak kepolisian di AS memiliki akses untuk menggunakan senjata dan kendaran milik militer.
Pertanyaan Obama ini muncul paska munculnya sebuah gambar yang menunjukan polisi menggunakan kekuatan militer untuk menghadang demonstran di Ferguson. Sejatinya kebijakan ini di buat untuk mengantisipasi aksi terorisme di AS dan tidak diperkenankan untuk digunakan ketika menghadapi warga sipil.
“Gambar-gambar tersebut benar-benar mengejutkan,” ucap Obama. Sementara itu, seorang politisi Demokrat di Missouri menyatakan apa yang terjadi di Ferguson membuat warga AS menjadi tidak nyaman dan kepercayaan kepada polisi bisa berkurang.
"Seluruh negara dan setiap perwakilan dan senator telah melihatnya melalui mata kepala mereka sendiri melalui gambar yang beredar. Dan, pada tingkat tertentu, itu membuat kita semua tidak nyaman, Ini adalah saat yang tepat untuk kembali membahas mengenai kebijakan tersebut" ucap Senator Claire McCaskill.
Melansir Itar-tas, Minggu (24/8/2014), militerisasi polisi sejatinya mulai diberlakukan paska insiden 9/11. Dalam kebijakan tersebut, pihak kepolisian di AS memiliki akses untuk menggunakan senjata dan kendaran milik militer.
Pertanyaan Obama ini muncul paska munculnya sebuah gambar yang menunjukan polisi menggunakan kekuatan militer untuk menghadang demonstran di Ferguson. Sejatinya kebijakan ini di buat untuk mengantisipasi aksi terorisme di AS dan tidak diperkenankan untuk digunakan ketika menghadapi warga sipil.
“Gambar-gambar tersebut benar-benar mengejutkan,” ucap Obama. Sementara itu, seorang politisi Demokrat di Missouri menyatakan apa yang terjadi di Ferguson membuat warga AS menjadi tidak nyaman dan kepercayaan kepada polisi bisa berkurang.
"Seluruh negara dan setiap perwakilan dan senator telah melihatnya melalui mata kepala mereka sendiri melalui gambar yang beredar. Dan, pada tingkat tertentu, itu membuat kita semua tidak nyaman, Ini adalah saat yang tepat untuk kembali membahas mengenai kebijakan tersebut" ucap Senator Claire McCaskill.
(esn)