Halangi Investigasi, Israel Larang Amnesty dan HRW ke Gaza

Selasa, 19 Agustus 2014 - 15:43 WIB
Halangi Investigasi,...
Halangi Investigasi, Israel Larang Amnesty dan HRW ke Gaza
A A A
GAZA - Pemerintah Israel melarang pekerja Amnesty International dan Human Rights Watch (HRW) untuk memasuki Jalur Gaza, Palestina. Israel sengaja mencegah para pekerja HAM itu untuk menyelidiki tuduhan kejahatan perang yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina di Gaza.

Kedua organisasi HAM itu gagal untuk mendapatkan izin dari Administrasi Sipil Israel untuk memasuki Gaza sejak 7 Juli 2014.

Pemerintah Israel menyatakan, ada dua alasan mereka melarang dua organisasi HAM itu untuk memasuki Gaza. Pertama, perbatasan penyeberangan Erez, penghubung Israel dan Jalur Gaza memang ditutup. Kedua, kedua organisasi HAM itu bukan organisasi yang masuk kelompok penyalur bantuan kemanusiaan yang disetujui Menteri Sosial Israel.

Namun, media Israel, Haaretz, pada Selasa (19/8/2014) melaporkan bahwa, penyeberangan Erez sebenarnya dibuka. Baik itu untuk wartawan, pekerja PBB maupun pekerja medis untuk Palestina. Pembukaan penyeberangan Erez bahkan dimulai sejak Israel meluncurkan invasi dengan nama “Operation Protective Edge” pada 8 Juli 2014.

Selain itu, menurut Koordinator Kegiatan Pemerintah Daerah (COGAT) Israel aturan larangan masuk bagi kelompok-kelompok yang belum diakui sebagai kelompok yang ingin masuk ke Gaza bisa dikecualikan.

”Kewenangan menyatakan bahwa kelompok-kelompok yang belum diakui dapat mengajukan permintaan yang luar biasa yang akan dipertimbangkan dalam kebijakan yang berlaku berdasarkan situasi politik dan keamanan,” demikian laporan media Israel tersebut mengutip keterangan COGAT.

Perwakilan HRW menyatakan, bahwa mereka dilarang memasuki Gaza melalui penyeberangan Erez sejak tahun 2006. Sedangkan perwakilan Amnesty, telah dipilih untuk ditolak masuk ke Gaza sejak Juni 2012.

Namun, kedua kelompok itu mampu masuk ke Gaza melalui penyeberangan perbatasan antara Rafah dan Mesir. Itu pun hanya sampai batas waktu saat pemerintah Mohamed Morsi digulingkan militer tahun 2013. Sejak itu, Mesir tidak mengeluarkan izin penggunaan jalur tersebut.

Direktur EksekutifAmnesty Internasional di Israel, Yonatan Gher, telah diberitahu bahwa kelompoknya tidak dapat didaftarkan ke Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Sosial Israel. Alasannya, kelompoknya tidak memenuhi syarat sebagai organiasi kemanusiaan penyalur bantuan.
(mas)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Gempuran Udara Israel...
Gempuran Udara Israel Tewaskan Ribuan Unggas di Jalur Gaza
Tak Bermoral !! Tentara...
Tak Bermoral !! Tentara Israel Menari dan Menyanyi setelah Menyerang Warga Sipil Gaza
Krisis Politik Internal...
Krisis Politik Internal Ancam Eksistensi Israel, Bukan Musuh Luar
Menteri Israel Ben-Gvir...
Menteri Israel Ben-Gvir Bikin Kisruh, Perintahkan Penghancuran Rumah Warga Palestina saat Ramadan
Bagaimana Awal Mula...
Bagaimana Awal Mula Konflik Israel-Palestina?
Berita Terkini
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
35 menit yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
1 jam yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
1 jam yang lalu
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
2 jam yang lalu
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
4 jam yang lalu
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
4 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved